Bupati Haris Jenguk Kades Korban Kebakaran, Pastikan Tambak Ukir Masuk Prioritas Pembangunan 2027

Oplus_16908288

PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengunjungi rumah Kepala Desa Tambak Ukir, Moh. Tarsan, yang hangus terbakar di Kecamatan Kotaanyar, Rabu (22/7/2026).

Kunjungan itu dilakukan untuk melihat langsung kondisi rumah yang dilalap api sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga korban pascakebakaran.

Rumah yang terbakar kini hanya menyisakan sebagian tembok. Bupati Haris meninjau lokasi didampingi anggota DPRD, Sekda Ugas Irwanto, kepala OPD, Camat Kotaanyar dan Forkopimka.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Probolinggo menyerahkan bantuan logistik dari BPBD dan Dinas Sosial kepada Moh. Tarsan untuk meringankan beban pascamusibah.

“Kami berkunjung ke Desa Tambak Ukir sekaligus melihat salah satu musibah yang dialami Kepala Desa Tambak Ukir yang rumahnya terbakar,” ujar Haris.

Menurut Haris, kunjungan tersebut tidak hanya untuk menyampaikan empati, tetapi juga memastikan pemerintah mengetahui langsung kondisi masyarakat dan kebutuhan desa.

Sebelum tiba di rumah kepala desa, rombongan meninjau ruas jalan yang selama ini banyak dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan.

“Di sisi lain, kami juga melihat langsung kondisi infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat di sini,” kata Haris.

Usai peninjauan, Bupati menggelar dialog bersama perangkat daerah dan masyarakat di rumah orang tua Moh. Tarsan. Berbagai persoalan desa pun disampaikan.

Aspirasi yang muncul meliputi perbaikan jalan, penerangan jalan umum, layanan kesehatan, fasilitas pendidikan, tingginya pernikahan dini hingga keterbatasan jaringan telekomunikasi.

“Insya Allah tahun 2027 nanti kita sudah mulai proses pembangunan infrastruktur di sini. Ini menjadi kebutuhan yang paling dirasakan masyarakat,” ucap Haris.

Ia menyebut pembangunan akan difokuskan pada jalan penghubung empat desa sepanjang sekitar tujuh kilometer yang telah diusulkan menjadi program prioritas daerah.

“Harapan kami, pembangunan infrastruktur ini memiliki multiplier effect yang sangat luar biasa bagi masyarakat. Karena itu, ini menjadi prioritas pemerintah daerah,” pungkas Haris.