Tim Imperamed Mahasiswa Universitas dr. Soebandi Jember Raih Pendanaan PKM-RE lewat Inovasi Transdermal Patch Antihipertensi Berbasis Lalang

JEMBER – Mahasiswa Universitas dr. Soebandi Jember kembali menorehkan prestasi di bidang riset dan inovasi. Melalui Tim Imperamed, sejumlah mahasiswa berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) dengan mengusung penelitian mengenai inovasi transdermal patch antihipertensi berbasis tanaman lalang.

Tim Imperamed beranggotakan Paramitha Kartika Dewi, Widiana Aprliana, Erlita Rusdiana Dewi, Sutan Rajwa Nayyara, dan Hafid Risqiadi dengan dosen pembimbing Mohammad Rofik Usman, M.Si. Proposal penelitian yang diajukan mengangkat pengembangan terapi antihipertensi berbasis bahan alam melalui pendekatan mekanisme penghambatan kanal kalsium CaV 1.1 dan CaV 1.2 secara in silico dan in vivo.

Riset tersebut hadir sebagai respons terhadap tingginya prevalensi hipertensi yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama masalah kesehatan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengembangan terapi yang lebih inovatif, efektif, dan mampu memberikan kenyamanan lebih baik bagi pasien dalam penggunaan jangka panjang.

Dalam penelitian ini, tanaman lalang dipilih karena memiliki potensi kandungan senyawa bioaktif yang dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai kandidat agen antihipertensi alami. Tim Imperamed kemudian mengombinasikan potensi tersebut dengan teknologi transdermal patch, yaitu sistem penghantaran obat melalui kulit yang memungkinkan pelepasan zat aktif berlangsung secara perlahan dan stabil.

Penggunaan teknologi transdermal patch dinilai memiliki berbagai keunggulan, salah satunya meningkatkan kenyamanan penggunaan terapi dibandingkan metode konvensional. Selain itu, sistem penghantaran ini juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas senyawa aktif dalam tubuh melalui pelepasan obat yang lebih terkontrol.

Untuk mendukung validitas penelitian, tim melakukan pendekatan in silico guna menganalisis interaksi senyawa aktif tanaman lalang terhadap target protein kanal kalsium CaV 1.1 dan CaV 1.2 yang berperan dalam mekanisme hipertensi. Penelitian juga dilanjutkan melalui pengujian in vivo untuk mengevaluasi potensi aktivitas antihipertensi dari formulasi yang dikembangkan.

Dosen pembimbing Mohammad Rofik Usman, M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan memperoleh pendanaan PKM-RE merupakan hasil dari kerja keras dan semangat kolaboratif mahasiswa dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat saat ini. Ia juga berharap penelitian tersebut dapat menjadi langkah awal menuju pengembangan riset yang lebih luas dan berkelanjutan.

Keberhasilan Tim Imperamed menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas dr. Soebandi Jember mampu bersaing dalam dunia penelitian nasional melalui gagasan yang inovatif dan aplikatif. Melalui capaian ini, universitas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung mahasiswa untuk aktif menghasilkan karya ilmiah yang berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan dunia kesehatan Indonesia.