Sambil Menanti Keputusan BGN, SPPG Karangsono Jember Benahi Fasilitas Dapur

JEMBER – SPPG Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Jember, melakukan sejumlah pembenahan fasilitas selama masa penghentian sementara layanan.

Perbaikan tersebut dilakukan setelah sebelumnya muncul dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Camat Bangsalsari Deni Hadiatullah mengatakan, pembenahan menjadi bagian dari evaluasi yang diberikan setelah kejadian tersebut.

“Ketika suspend, mereka memperbaiki secara infrastruktur apa-apa yang memang harus diperbaiki. Di sisi lain, sambil menunggu suspend berakhir,” kata Deni, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, evaluasi tidak hanya menyangkut kondisi dapur, tetapi juga sejumlah fasilitas pendukung yang dinilai perlu disesuaikan.

Beberapa bagian yang diperbaiki antara lain pengelolaan limbah, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga kapasitas dapur.

“Termasuk limbah, IPAL, kapasitas dapur, semua diperbaiki setahu saya. Sampai hari ini masih proses, ada yang dikerjakan dan ada yang sudah,” ujarnya.

Deni menjelaskan, penghentian sementara tersebut merupakan kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga pihak kecamatan belum dapat memastikan kapan layanan kembali dibuka.

“Jadi kita menunggu berakhirnya kapan, sambil lalu dapur memperbaiki infrastruktur yang memang harus diperbaiki sesuai hasil supervisi,” ungkapnya.

Selama proses perbaikan berlangsung, SPPG Karangsono terus diarahkan memenuhi hasil evaluasi dan ketentuan operasional yang berlaku.

Deni memastikan pembenahan diharapkan membuat pelayanan MBG kembali berjalan dengan standar yang lebih baik serta memberikan rasa aman kepada penerima manfaat.

“Apa yang terjadi, dapur berkomitmen untuk menjaga kualitas serta berkomitmen untuk tidak terjadi lagi,” tegasnya.