JEMBER – Peluang alumni SMK Jember bekerja di luar negeri semakin terbuka melalui program SMK Go Global yang digagas pemerintah.
Program tersebut menjadi salah satu pembahasan saat Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi PMI Abri Danar Prabawa mengunjungi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Kamis (13/8/2026).
Kunjungan itu membawa kabar bagi alumni SMK yang ingin meningkatkan kompetensi sekaligus mencari peluang kerja internasional melalui jalur resmi.
Jember bahkan mendapat kuota khusus untuk mengikutsertakan sekitar 1.500 hingga 2.000 alumni SMK dalam program tersebut.
“Saya datang ke Jember karena sangat potensial. Spesial untuk Jember, 1.500–2.000 alumni SMK untuk ikut program ini,” ujar Abri.
Namun, peserta tidak akan langsung diberangkatkan menuju negara tujuan. Mereka terlebih dahulu mengikuti pendidikan dan pelatihan berdasarkan kompetensi masing-masing.
Tahapan program meliputi pemetaan kebutuhan tenaga kerja, penjaringan peserta, seleksi, pelatihan, sertifikasi, hingga pencocokan dengan perusahaan.
Peserta juga mendapatkan pembekalan bahasa asing, keselamatan dan kesehatan kerja, kemampuan teknis, soft skills, serta pemahaman budaya kerja.
Selain itu, calon pekerja dibekali pengetahuan mengenai perjanjian kerja dan perlindungan diri sebelum menjalani proses penempatan.
Abri menegaskan seluruh tahapan tersebut diperlukan agar alumni SMK memiliki kesiapan memadai ketika memasuki lingkungan kerja internasional.
“Sebelum kita tempatkan ke negara tujuan, para peserta akan kita didik sesuai dengan kompetensi keahlian di pendidikan pelatihan vokasi,” jelasnya.
Kepala Cabdin Wilayah Jember Iwan Triyono menyambut program tersebut sebagai peluang memperkuat daya saing lulusan SMK di wilayah Jember dan Lumajang.
“Kami sangat bangga atas kehadiran Pak Direktur. Ini membawa angin segar untuk mewujudkan program Gubernur Jawa Timur dan Kadindik Jawa Timur,” kata Iwan.
Ia berharap program tersebut ikut menekan angka pengangguran sekaligus membuka akses pekerjaan yang lebih luas bagi lulusan SMK.
“Kita juga akan genjot pengangguran di Jember dan Lumajang bisa turun dengan program SMK Go Global. Alumni SMK bisa daftar sekarang,” tegasnya.
Secara nasional, SMK Go Global menargetkan 500.000 tenaga kerja selama 2026-2029. Sebanyak 300.000 di antaranya ditargetkan berasal dari lulusan SMK.
Alumni SMK yang berminat mengikuti pelatihan dapat mendaftar melalui [tautan pendaftaran BP3MI Jatim](https://bit.ly/PendaftaranPelatihanBP3MIJatim2026?utm_source=chatgpt.com).
Program ini diharapkan menjadi jalur resmi bagi lulusan SMK Jember dan Lumajang untuk memperoleh sertifikasi serta menembus pasar kerja global secara aman dan prosedural.