KEDIRI – Pembinaan bola voli di Kota Kediri mulai kembali menggeliat setelah sempat vakum hampir dua tahun. Sejumlah klub kini kembali mengaktifkan kegiatan olahraga.
Kebangkitan tersebut mendapat dukungan dari Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto saat menerima jajaran PBVSI Kota Kediri, Rabu (12/8/2026).
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kapolres sekitar pukul 14.50 hingga 15.10 WIB. Sejumlah pejabat utama Polres Kediri Kota turut mendampingi.
PBVSI Kota Kediri memanfaatkan pertemuan itu untuk memaparkan sejumlah agenda pembinaan, termasuk kompetisi pelajar dan persiapan menghadapi Porprov Jawa Timur.
Ketua Harian PBVSI Kota Kediri Heru Wijaya mengatakan, para pemilik klub mulai menunjukkan antusiasme untuk menghidupkan kembali kompetisi sekaligus pembinaan atlet.
Menurut Heru, kondisi tersebut menjadi peluang untuk menemukan pemain potensial yang nantinya dapat dipersiapkan memperkuat Kota Kediri dalam berbagai kejuaraan.
“Untuk Porprov 2027 kami akan membentuk tim untuk mewakili Kota Kediri. Sementara Porprov 2029 kami menargetkan bisa meraih juara,” kata Heru.
Porprov Jawa Timur 2027 di Gresik menjadi sasaran terdekat PBVSI. Organisasi tersebut mulai menyiapkan komposisi tim yang dinilai mampu bersaing.
Sementara itu, Porprov 2029 yang berlangsung di Kediri menjadi target lebih besar. PBVSI ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk mengejar prestasi di hadapan publik sendiri.
Langkah pembinaan akan dimulai melalui kompetisi bola voli antarpelajar SMA dan SMK dari wilayah Kota serta Kabupaten Kediri.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung 15–29 Agustus 2026. Peserta dibatasi maksimal berusia 23 tahun agar kompetisi sekaligus menjadi ruang pembibitan.
PBVSI tidak ingin turnamen hanya menghasilkan pemenang. Kompetisi tersebut juga dirancang sebagai talent scouting untuk memetakan pemain yang memiliki kemampuan menjanjikan.
Pelatih dari Universitas Negeri Padang direncanakan ikut memantau pertandingan. Pemain potensial diharapkan mendapat perhatian lebih untuk pembinaan berikutnya.
“Saya siap mendukung kegiatan yang diadakan PBVSI, apabila memang untuk mencari bibit atlet untuk wilayah Kota Kediri,” tegas Kresno.
Kapolres juga mengusulkan agar pertandingan disertai kegiatan sosial. Menurutnya, agenda olahraga dapat menjadi sarana membangun kepedulian sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
“Saya memiliki keinginan, sambil mengadakan kompetisi juga diselingi kegiatan sosial seperti pemberian bantuan,” ujarnya.
Selain turnamen pelajar, PBVSI menyiapkan Kapolres Cup. Kegiatan tersebut diharapkan memperluas gairah kompetisi sekaligus mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat.
Kapolres mengupayakan hadir dalam pembukaan turnamen pada Sabtu (15/8/2026). Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal pembinaan voli yang lebih terarah dan berkelanjutan.
PBVSI bersama klub, sekolah, pelatih, serta berbagai pihak diharapkan mampu membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk berprestasi membawa nama Kota Kediri.