JEMBER – Pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di Kabupaten Jember diperkuat melalui koordinasi antara Kantor Imigrasi Jember dan Polres Jember.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas dan keberadaan WNA tetap terpantau sekaligus mengantisipasi potensi pelanggaran hukum di wilayah Jember.
Penguatan sinergi itu ditandai pertemuan Kepala Kantor Imigrasi Jember dengan Kapolres Jember, Kamis (27/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya komunikasi cepat apabila ditemukan informasi mengenai aktivitas WNA yang membutuhkan penanganan.
Koordinasi lintas instansi dinilai menjadi bagian penting dalam menghadapi mobilitas warga asing yang berada di wilayah hukum Kabupaten Jember.
“Kami terus mendorong komunikasi yang intensif agar setiap informasi terkait WNA dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Jember.
Selain pengawasan keimigrasian, pembahasan juga mencakup upaya bersama mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Perhatian serupa diberikan terhadap Tindak Pidana Penyelundupan Migran (TPPM) yang berpotensi melibatkan jaringan serta lintas wilayah.
“Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan keimigrasian,” kata Kepala Kantor Imigrasi Jember.
Menurutnya, kerja sama dengan kepolisian dibutuhkan agar langkah pencegahan maupun penanganan persoalan keimigrasian dapat berjalan lebih efektif.
Pertukaran informasi menjadi salah satu cara yang didorong kedua institusi untuk mempercepat respons terhadap potensi pelanggaran terkait WNA, TPPO, maupun TPPM.
“Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik bersama Polres Jember, kami berharap pengawasan terhadap WNA serta pencegahan TPPO dan TPPM semakin efektif,” ujarnya.
Kedua instansi menegaskan pengawasan tidak semata dilakukan dari sisi administratif, tetapi juga diarahkan untuk mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan terus berlanjut sehingga Jember tetap kondusif dan masyarakat terlindungi dari ancaman kejahatan yang melibatkan jaringan lintas wilayah.