Penarikan Mahasiswa KKN Kolaboratif, Gus Fawait Bungkukkan Badan Berterimakasih atas Pengabdian Dosen dan Mahasiswa

JEMBER – Suasana haru dan penuh apresiasi mewarnai acara Penarikan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Tingkat Kabupaten Jember 2026. Dalam momen tersebut, Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, secara khusus membungkukkan badan sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh dosen pembimbing serta mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah berkontribusi nyata membangun desa-desa di Jember.

Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, menilai kehadiran para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Kabupaten Jember ini telah sangat membantu pemerintah daerah dalam mengurai dan menuntaskan berbagai permasalahan di tingkat tapak.

“Kami menyapaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh dosen serta adik-adik mahasiswa KKN Kolaboratif. Kalian telah membuktikan peran nyata dalam membantu pemerintah daerah menuntaskan berbagai persoalan di desa-desa se-Kabupaten Jember,” ujar Bupati Jember, Dr. Gus Muhammad Fawait.

Sementara itu, Ketua Pelaksana KKN Kolaboratif Jember 2026, Dr. Siti Raudlatul Hikamah dari Universitas Islam Jember (UIJ), melaporkan capaian signifikan yang berhasil diraih oleh tim mahasiswa selama masa pengabdian.

Dr. Siti Raudlatul Hikamah mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama KKN Kolaboratif tahun ini adalah validasi dan verifikasi data (verval) kemiskinan Desil 2. Dari target 120.124 data, mahasiswa berhasil menuntaskan verval hingga 102.370 data.

“Capaian verifikasi dan validasi data Desil 2 saat ini sudah menembus angka 85 persen. Capaian ini menjadi basis data yang sangat penting bagi arah kebijakan Pemkab Jember ke depan,” ungkap Dr. Siti Raudlatul Hikamah dalam laporaannya di hadapan jajaran Pemkab Jember.

Selain masalah pendataan, ratusan mahasiswa KKN Kolaboratif yang diterjunkan ke 248 desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Jember juga berhasil mengeksekusi berbagai program pemberdayaan masyarakat dan kesehatan.

“Di bidang lingkungan, tim mahasiswa berhasil membentuk serta memperkuat keberadaan Bank Sampah di berbagai desa, sekaligus mengedukasi masyarakat dalam mengolah kembali sampah menjadi produk bernilai guna. Selain itu, program Viola BPJS Kesehatan juga berhasil dituntaskan secara merata di 248 desa dan kelurahan,” pungkasnya.

Penarikan mahasiswa KKN Kolaboratif 2026 ini menutup rangkaian pengabdian lintas kampus di Jember yang secara konkret menyinergikan akademisi, mahasiswa, dan pemerintah daerah demi percepatan pembangunan perdesaan.