Sukses Gelar Soekarno Fun Run II, PDI Perjuangan Jember Kenalkan Nilai Kebangsaan kepada Gen Z

JEMBER – Ribuan warga memadati kawasan kampus Politeknik Negeri Jember, Minggu (14/6/2026). Mereka ambil bagian dalam Soekarno Fun Run ke-2 yang digelar DPC PDI Perjuangan Jember.

Sekitar 1.100 peserta mengikuti lari santai tersebut. Kegiatan menjadi salah satu rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang rutin diselenggarakan setiap tahun.

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengatakan ajang ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah sukses digelar pada 2025 lalu.

“Soekarno Fun Run ini kali kedua kami laksanakan. Tahun lalu digelar dan tahun ini kembali kami hadirkan sebagai rangkaian Bulan Bung Karno,” ujar Widarto.

Menurutnya, kegiatan itu sengaja dikemas dekat dengan kalangan muda. Mayoritas peserta berasal dari generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha.

Widarto menilai, olahraga menjadi pintu masuk untuk mengenalkan kembali sosok Bung Karno kepada generasi penerus. Gagasan sang proklamator dinilai tetap relevan hingga kini.

“Kami ingin mengingatkan anak muda bahwa Indonesia memiliki tokoh besar dengan pemikiran yang melampaui zamannya. Bung Karno dikenal bukan hanya di Indonesia, tetapi juga dunia,” katanya.

Ia menambahkan, semangat Bung Karno dalam menggagas Pancasila dan membangun solidaritas Asia-Afrika patut dipahami oleh generasi saat ini.

Selain itu, PDI Perjuangan ingin menunjukkan bahwa politik tidak hanya berkaitan dengan kontestasi pemilu, tetapi juga hadir di berbagai ruang kehidupan masyarakat.

“Politik tidak hanya bicara soal elektoral. Politik juga harus menyentuh olahraga, budaya, dan ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan anak muda,” ungkapnya.

Peserta Soekarno Fun Run tak hanya berasal dari Jember. Sejumlah pelari dari Banyuwangi, Lumajang, hingga kalangan penyandang disabilitas juga ikut meramaikan kegiatan.

Widarto menyebut tren hidup sehat yang berkembang di kalangan masyarakat menjadi momentum tepat untuk mengajak generasi muda bergerak dan berpartisipasi.

“Kami ingin menyemangati generasi muda agar terus melangkah maju dan mandiri. Jika anak mudanya mandiri, bangsa dan negara ini juga akan semakin mandiri,” pungkasnya.