Pria Bawa Sajam di Terminal Tawangalun Jember Diamankan, Diduga Alami Gangguan Kejiwaan

Oplus_131072

JEMBER – Terminal Tawangalun, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, sempat dihebohkan oleh seorang pria berinisial TF yang berkeliaran sambil membawa senjata tajam (sajam). Warga pun segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

TF diketahui merupakan warga Kecamatan Jenggawah. Ia terlihat berjalan di sekitar terminal dengan sajam di tangannya, membuat masyarakat sekitar merasa resah dan khawatir akan kemungkinan terjadinya tindakan berbahaya.

Kapolsek Rambipuji, AKP Eko Yulianto, mengungkapkan bahwa TF sering terlihat di Terminal Tawangalun sebelum renovasi dimulai. Namun, saat terminal direnovasi, ia pergi ke Bali dan baru kembali beberapa hari lalu.

“Kami mengamankan TF setelah menerima laporan dari masyarakat. Saat ini, kami masih mendalami motifnya. Apakah ada indikasi gangguan kejiwaan atau alasan lainnya,” ujar AKP Eko Yulianto, Jumat (31/1/2025).

Menurutnya, tidak ada korban atau insiden berbahaya dalam kejadian ini. Polisi berhasil bertindak cepat, mencegah kemungkinan terjadinya tindakan yang dapat mengancam keselamatan warga sekitar terminal.

Saat diinterogasi, TF mampu memberikan penjelasan secara runtut. Namun, pihak kepolisian masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan alasan sebenarnya di balik aksinya membawa sajam di tempat umum.

“Kami masih mengumpulkan informasi dan mendalami apakah TF memiliki riwayat gangguan kejiwaan atau ada alasan lain yang melatarbelakangi tindakannya ini,” tambah Eko Yulianto.

Sebagai langkah lebih lanjut, polisi membawa TF ke RSD Soebandi untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi mentalnya sebelum menentukan tindakan hukum selanjutnya.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan kejiwaan, maka TF bisa saja tidak dikenakan sanksi pidana. Namun, jika terbukti sehat secara mental, maka penyelidikan akan berlanjut sesuai hukum yang berlaku.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis. Keputusan lebih lanjut mengenai status hukum TF akan ditentukan setelah hasil tersebut keluar,” jelasnya.

Keberadaan seseorang dengan sajam di tempat umum tentu sangat berisiko. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat.

Kasus ini masih dalam penyelidikan. Polisi juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kerja sama masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama di tempat umum seperti terminal.