Bondowoso, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mulai menyalurkan bantuan 200 ton pupuk NPK gratis kepada para petani. Bantuan ini bertujuan mendorong produktivitas pertanian di daerah tersebut, 15 Juni 2024.
Penjabat Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto, didampingi PJ Sekda, Dandim 0822, serta Dinas Pertanian, hadir dalam acara penyaluran perdana. Turut serta Camat, Koramil, dan Kapolsek yang mendampingi kegiatan.
“Penyaluran perdana ini kami lakukan di Desa Batu Salang, Batu Ampar, Desa Bajuran, dan Plalangan Kecamatan Cermee,” ujar Bambang saat memberikan sambutan di lokasi, Sabtu (15/6/2024).
Bambang menambahkan, penyaluran pupuk gratis ini akan dilanjutkan ke Desa Kapuran dan Desa Tumpeng, Kecamatan Wonosari. Ribuan petani antusias menyambut bantuan yang diberikan Pemkab.
“Total ada 5.103 petani dari 135 kelompok tani yang akan menerima pupuk gratis. Mereka tersebar di 39 desa di 9 kecamatan se-Bondowoso,” kata Bambang.
Dalam kegiatan tersebut, selain menyerahkan pupuk NPK, Pemkab Bondowoso juga memberikan bantuan bibit padi kepada petani dan melaksanakan panen raya jagung bersama masyarakat setempat.
Bambang menjelaskan, program ini merupakan upaya Pemkab Bondowoso untuk menunjang ketahanan pangan dan membantu petani di tengah kelangkaan pupuk subsidi. “Ini langkah konkret mendukung swasembada pangan nasional,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa penerima bantuan ini adalah petani yang namanya tidak terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Hal ini dilakukan demi pemerataan bantuan kepada petani kecil.
“Kami ingin memastikan bahwa pupuk ini diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Tidak ada pungutan biaya sama sekali,” tegas Bambang di hadapan petani.
Lebih lanjut, Bambang menuturkan bahwa penyaluran pupuk gratis ini adalah bagian dari arahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan ketahanan pangan. “Ini sesuai instruksi Presiden. Kita berupaya meringankan beban petani,” ujarnya.
Bambang pun mengakui proses distribusi dilakukan dengan cepat meski waktunya terbatas. “Kami harus lembur karena evaluasi dari Kemendagri. Walaupun libur, distribusi tetap kami jalankan,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan ini, para petani Bondowoso berharap dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian di tengah tantangan ekonomi. Pemkab optimis langkah ini akan mendorong kesejahteraan petani.
“Kami berharap pupuk ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik, agar panen kita meningkat. Ini untuk kesejahteraan kita bersama,” tutup Bambang di akhir acara penyaluran simbolis.