Hendy Siswanto Optimis Raih 80 Persen Suara, Silaturahmi dengan Para Kiai di Silo

Pertemuan Hendy bersama para Kiai di Silo (Foto: Istimewa)
Pertemuan Hendy bersama para Kiai di Silo (Foto: Istimewa)

JEMBER – Calon Bupati Jember, Hendy Siswanto, nomor urut 1, melakukan silaturahmi dengan beberapa kiai di Kecamatan Silo dan Sukowono, Jumat (4/10). Dalam pertemuan itu, Hendy terlihat sangat optimis.

“Alhamdulillah saya disambut hangat oleh beliau-beliau ini. Mereka sangat mendukung,” ungkap Hendy dengan penuh semangat. Ia juga mengatakan bahwa ada dorongan agar Gus Firjaun maju lagi dalam kontestasi politik ini.

Hendy menyampaikan bahwa dukungan para kiai, seperti KH. Jauhari dan KH. Muqit Arief, sangat mempengaruhi keyakinannya untuk memenangkan Pilkada. Menurutnya, doa para ulama adalah kekuatan.

“Dukungan dari Kiai Muqit, mantan Wakil Bupati di era Bu Faida, adalah kehormatan besar bagi saya. Ini menunjukkan dukungan penuh,” kata Hendy saat diwawancarai.

Ia melanjutkan bahwa Kiai Muqit siap mengawal duet Hendy-Firjaun di Pilkada kali ini. Menurutnya, belum cukup waktu untuk menyelesaikan program yang terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Kiai Muqit memberikan dukungan penuh untuk saya dan Gus Firjaun. Beliau melihat 3,5 tahun belum cukup, terutama dengan adanya pandemi Covid-19,” imbuhnya, mengingat masa kepemimpinan sebelumnya.

Hendy juga membahas komitmennya terkait beberapa isu penting di hadapan para kiai, salah satunya penolakannya terhadap tambang emas di Silo. Isu ini dinilai sangat krusial bagi masyarakat setempat.

“Kami sepakat, tambang emas di Silo harus ditolak karena bisa merusak lingkungan. Justru sektor pertanian dan kopi yang harus lebih diutamakan untuk meningkatkan ekonomi warga,” jelas Hendy.

Kopi Silo menjadi salah satu fokus Hendy dalam diskusi tersebut. Ia menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan pengelolaan kopi sebagai aset ekonomi yang berharga bagi masyarakat.

“Jika kopi Silo dikelola dengan baik, ini bisa meningkatkan ekonomi lokal. Masyarakat akan sejahtera, dan Silo dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas,” tambah Hendy penuh keyakinan.

Di akhir kunjungannya, Hendy menargetkan perolehan suara sebesar 80 persen di Kecamatan Silo. Target ini dirasa realistis dengan dukungan yang ia terima dari para tokoh masyarakat.

“Saya yakin bisa meraih 80 persen suara di sini, bahkan lebih. Ini adalah wilayah yang mendukung saya dengan penuh semangat,” ucapnya optimis.

Hendy berharap, dengan adanya dukungan dari para kiai, dirinya dan Gus Firjaun bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk Jember, terutama di bidang ekonomi dan sosial masyarakat.

“Doa para kiai adalah kekuatan besar. Dengan itu, saya yakin bisa memenangkan kontestasi ini dan melanjutkan pembangunan yang belum selesai,” tutup Hendy dengan senyum penuh harapan.