Tiga Siswa SLB Jember Bersinar di Ajang Provinsi hingga Nasional

JEMBER – Bakat peserta didik Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jember kembali mencuri perhatian melalui prestasi yang diraih dalam kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.

Tiga siswa berhasil membawa nama sekolah masing-masing lewat bidang berbeda, mulai film pendek, seni peran, hingga olahraga atletik.

Capaian tersebut diraih Candika Riski Purwantoro dari SLB ABC TPA Jember, Muhammad Rendi dari sekolah yang sama, serta Chayla Choirunissa dari SLB Negeri Jember.

Candika tampil sebagai juara pertama FLS3N Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026 pada kategori Film Pendek.

Sementara Muhammad Rendi menunjukkan kecepatannya di lintasan dengan merebut Juara 1 O2SN Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026 nomor Lari 100 Meter Putra.

Adapun Chayla Choirunissa mencatat prestasi hingga tingkat nasional setelah meraih Juara Harapan 2 FLS3N 2026 kategori Seni Peran.

Keberhasilan ketiganya menunjukkan bahwa peserta didik SLB memiliki kemampuan beragam yang dapat berkembang ketika memperoleh pembinaan dan kesempatan berkompetisi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jember, Iwan Triyono, mengapresiasi pencapaian tersebut bersama para siswa, guru, sekolah, dan orang tua.

“Kami sangat bangga. Anak-anak kita membuktikan bahwa talenta tidak mengenal batas. Mereka mampu berkarya dan berprestasi ketika mendapat kesempatan yang sama,” ujar Iwan.

Menurut Iwan, pencapaian tersebut tidak lahir secara instan. Proses latihan, pendampingan, keberanian tampil, serta konsistensi menjadi bagian penting perjalanan para siswa.

“Bukan hanya hasil akhirnya yang penting, tetapi prosesnya. Ada kerja keras, keberanian dan semangat belajar yang harus terus kita rawat,” katanya.

Ia mendorong sekolah agar semakin aktif menyediakan ruang bagi peserta didik untuk mengenali sekaligus mengembangkan kemampuan masing-masing.

“Jangan melihat keterbatasan sebagai penghalang. Setiap anak memiliki kelebihan. Tugas kita menemukan, mengembangkan dan memberi ruang agar kelebihan itu menjadi prestasi,” tegasnya.

Iwan menilai prestasi tersebut turut memperkuat komitmen pendidikan inklusif di Jember yang tidak hanya mengejar kemampuan akademik, tetapi juga mengembangkan bakat dan karakter peserta didik.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada ketiga siswa dan berharap pencapaian tersebut menjadi pijakan untuk meraih hasil lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.

“Selamat kepada Candika, Rendi dan Chayla. Terus berkarya, berlatih dan jangan berhenti bermimpi. Prestasi hari ini menjadi langkah menuju prestasi yang lebih besar,” pungkas Iwan.