Kediri – Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, yang menjadi akses penghubung antarwilayah sekaligus jalur alternatif strategis menuju Kabupaten Jombang, pada Rabu 29 April 2026.
Peresmian tersebut disambut antusias warga dan perangkat desa setempat karena jembatan tersebut dinilai vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Acara peresmian dihadiri Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas PUPR, jajaran Polres Kediri, perangkat kecamatan, unsur pemerintah desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta perwakilan Koramil Kandangan.
Hadir pula Kepala Desa Karangtengah dan Kepala Desa Kasreman yang selama ini ikut mendorong percepatan renovasi jembatan.
Sebelum diresmikan digelar doa bersama, kemudian dilanjutkan pemotongan tumpeng dan pemotongan tali pita.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menjelaskan bahwa jembatan yang berada di Desa Karangtengah tersebut telah berdiri cukup lama, namun mengalami sejumlah kerusakan di beberapa bagian sehingga perlu segera dilakukan pembenahan demi keselamatan masyarakat.
“Jembatan sepanjang kurang lebih 21 meter ini kondisinya kemarin ada beberapa bagian rusak dan harus diperbaiki. Dalam waktu sekitar satu minggu, kami laksanakan renovasi menyeluruh agar kembali layak digunakan warga,” jelas AKBP Bramastyo.
Kapolres menjelaskan, pekerjaan renovasi meliputi pembongkaran dan pemasangan ulang lantai jembatan, penataan ulang lapisan logam, pemasangan baut baru secara lengkap, pergantian pagar pengaman sisi kanan dan kiri.
Kemudian penguatan pondasi di ujung pangkal jembatan, pemasangan portal di sisi barat dan timur, serta pengaspalan akses masuk di kedua sisi jembatan sepanjang sekitar 17 hingga 24 meter.
Menurut AKBP Bramastyo, pembangunan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Harapannya masyarakat Kabupaten Kediri, khususnya Kecamatan Kandangan dan Desa Karangtengah, bisa melintas lebih aman dan nyaman. Kami juga titip agar portal dijaga bersama, sehingga kendaraan yang melintas sesuai spesifikasi, yakni roda dua dan roda empat kecil, supaya usia jembatan lebih awet,” tegasnya.
Keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi ini memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu akses alternatif yang menghubungkan wilayah Kediri dengan Jombang, termasuk jalur menuju kawasan Pare dan Badas.
Saat jalur utama di lampu merah Kandangan mengalami kepadatan, terutama pada musim libur panjang, Lebaran, dan Tahun Baru, jalur ini kerap menjadi pilihan masyarakat untuk menghindari kemacetan.
Kepala Desa Karangtengah, Sukarmanto Wijaya, mengungkapkan rasa syukur atas renovasi jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan sangat penting bagi mobilitas warga Dusun Karangtengah maupun Oro-Oro Ombo menuju pusat pemerintahan desa dan wilayah sekitarnya.
“Jembatan ini sangat penting sekali. Selama ini meskipun ada, kondisinya rusak parah. Alhamdulillah dengan program dari Bapak Kapolres ini sangat membantu pemerintah desa dan masyarakat sekitar, termasuk desa-desa tetangga yang terhubung lewat jalur ini,” ungkap Kades.
Ia menambahkan, warga siap ikut menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Selain berfungsi sebagai sarana transportasi, Jembatan Merah Putih Presisi juga menjadi simbol gotong royong antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat.
Kehadiran jembatan yang kokoh dan aman diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kediri.
“Terimakasih Bapak Kapolres dan semuanya. Tentunya Jembatan ini pasti kami jaga dan kami rawat bersama warga sekitar,” ujar Kades.