JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali memperluas jejaring internasional melalui penyelenggaraan World Friends Korea ICT Volunteers (WFK-ICT) 2026 di Jember.
Program kolaborasi bersama Kyungpook National University (KNU), Korea Selatan, itu telah memasuki tahun ketujuh pelaksanaan sejak pertama digelar pada 2019.
WFK-ICT 2026 mendapat dukungan National Information Society Agency (NIA). Kegiatan tahun ini juga melibatkan sekitar 10 politeknik dari berbagai daerah di Indonesia.
Berbeda dari sebelumnya, pelaksanaan kali ini mengusung pendekatan student-centered. Mahasiswa Indonesia dan Korea menjadi penggerak utama mulai perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.
“Kami merancang seluruh program bersama sejak awal. Program ini bukan hanya milik Korea atau Indonesia, tetapi milik kita bersama dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran,” ujar Presiden WFK ICT Volunteers KNU, Jeong Donggi.
Selain pengembangan kompetensi teknologi, peserta mengikuti berbagai aktivitas pertukaran budaya. Di antaranya pengenalan K-Food, K-Game, hingga permainan tradisional Korea.
Mahasiswa juga mengembangkan sejumlah proyek bersama, seperti Smart City untuk Jember dan Media Facade yang menampilkan keindahan batik Indonesia sebagai bagian inovasi kreatif.
“Kami terlibat langsung sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Pengalaman ini membangun kepercayaan diri untuk berkolaborasi di tingkat global,” kata Presiden WFK ICT Volunteers Polije, Azrieal Akbar Zackiansyah.
Menurut Azrieal, keterlibatan penuh mahasiswa memberi kesempatan mengasah kepemimpinan, komunikasi, sekaligus kemampuan bekerja dalam tim lintas negara.
Prof. Wonil Chung menilai konsistensi Polije menyelenggarakan WFK-ICT selama tujuh tahun menunjukkan komitmen kuat membangun kerja sama internasional di bidang pendidikan.
“Mahasiswa dari kedua negara mampu bekerja sama dengan sangat baik. Melalui pertukaran budaya, mereka belajar menghargai perbedaan dan tumbuh sebagai warga global,” ungkap Prof. Wonil Chung.
Direktur Polije Saiful Anwar berharap kemitraan dengan KNU terus berkembang melalui penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, serta berbagai program strategis yang memberi manfaat bagi kedua institusi.