Hamil 4 Bulan Difabel di Jember Diduga Jadi Korban Pemerkosaan

Keluarga korban menunjukkan surat laporan polisi ke awak media. (Foto: Istimewa)
Keluarga korban menunjukkan surat laporan polisi ke awak media. (Foto: Istimewa)

JEMBER Seorang difabel tunawicara di Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami nasib tragis.

Difabel berinisial S diduga menjadi korban pemerkosaan oleh SGK, warga setempat. SGK membantah tuduhan tersebut.

Pelecehan ini menyebabkan S hamil empat bulan. Keluarga S melaporkan kasus ini ke Polres Jember.

Surat tanda penerimaan laporan nomor: LP/B/293/VII/2024/SPKT/POLRES JEMBER/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 18 Juli 2024.

Kronologi kejadian bermula saat S selesai mandi di sungai, hanya mengenakan handuk.

Ketika S hendak beranjak, SGK mendekati dan menyeretnya ke jurang, sambil membungkam mulutnya.

Di dalam jurang, SGK mendorong S hingga terjatuh dan langsung memperkosanya.

“Anak saya diperkosa. Kami sudah mencoba menyelesaikan secara kekeluargaan,” ujar keluarga korban.

Namun, keluarga SGK menolak penyelesaian kekeluargaan dan memilih jalur hukum karena di duga sudah mempersipkan Pengacara, sedangkan kami tidak mampu.

“Kami berharap pemerintah dan kepolisian memproses hukum kasus ini,” tambah keluarga korban.

Kepala desa setempat membenarkan kejadian ini dan sudah mencoba mediasi.

“Kami sudah memediasi, tapi terduga pelaku tetap menyangkal,” ujarnya.

Korban berusia 27 tahun ini tinggal bersama kedua orangtuanya, mengasuh anak laki-lakinya yang berusia 8 tahun.