JEMBER- Muhammad Fawait melakukan pendaftaran ke partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jember sebagai bakal calon Bupati Jember 2024. Secara sepesial memberikan nasi tumpeng kepada Ketua DPC PKB Ayub Junaidi.
Saat pendaftaran ke PKB Jember ini terlihat Gus fawait juga didampingi Ketua DPC Gerindra Jembet Ahmad Halim beserta relawan.
Usai melakukan pendaftaran Muhammad Fawait mengatakan bahwa pendaftaran ke PKB ini cukup spesial. Karena mempunyai hubungan dan sejarah sangat kuat dengan PKB.
“Abah saya itu dulu kader PKB jadi otomatis itu sudah tertanam ke saya, apalagi saya juga santri jadi hubungan itu sangat kuat makanya tadi saya bawa nasi tumpeng itu tanda kalau partai PKB sangat spesial,” ujar pria yang akrab di sapa Gus Fawait itu, rabu (01/04/2024).
Selain ke PKB Jember, pihaknya mengaku juga sudah melakukan komunikasi dengan Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar. Dari pertemuan itu Fawait mengaku mendapat wejangan untuk jadi Pemimpin di Jember.
“Banyak saran dari senior dan luar biasa, saya sangat senang bisa mendapat wejangan dari para senior-senior itu,” imbuhnya.
Dia menambahkan dengan pendaftaran ini, pihaknya juga ingin diberikan kesempatan untuk membuktikan bahwa anak seorang petani juga bisa menjadi pemimpin di Jember. Maka ia sangat berharap rekom bisa datang dari salah satu partai besar yakni PKB.
Untuk komunikasi dengan partai lain, gus Fawait mengakui sudah melakukan itu, apalagi sebagai seorang kader partai hal itu tidak mungkin dilupakan.
“Saya sebagai kader partai, jadi urusan komunikasi dengan partai lain itu pasti saya lakukan,” katanya.
Sementara , Ketua DPC Gerindra Ahmad Halim menerangkan soal pemberian tumpeng adalah sebagai simbol kebersamaan antara Gerindra dan PKB.
“Tumpeng itu indentik dengan kebersamaan jadi kami berikan itu karena mereka kedua partai ini bisa bersama,” singkatnya.
Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi mengatakan hasil pendaftaran Cabup dan Cawabup di DPC nantinya seluruh berkas akan diserahkan ke DPP. Karena memang penentuan rekomendasi hanya bisa dilakukan oleh DPP.
“Seluruh calon yang telah daftar, akan dilakukan ‘fit and proper test’ dan semua kami serahkan ke DPP. Apalagi Gus Fawait komunikasinya dengan petinggi PKB bukan sekarang saja. Tetapi saat Gus Halim jadi Ketua DPRD Jatim dan Gus Fawait jadi anggotanya dulu,”tandasnya.