Jalan Rusak Diduga Dipicu Tambang Ilegal, Warga Jember Timur Minta Penertiban

JEMBER – Kerusakan sejumlah ruas jalan di wilayah timur Jember semakin dikeluhkan warga. Aktivitas puluhan tambang galian C ilegal diduga menjadi salah satu penyebab memburuknya kondisi infrastruktur.

Ratusan truk pengangkut material setiap hari melintasi jalan desa hingga kabupaten. “Muatan kendaraan yang berat membuat jalan cepat rusak dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” kata sumber di lapangan.

Data pemantauan mencatat sedikitnya 26 titik tambang ilegal tersebar di Kalisat, Pakusari, Ledokombo, dan Mayang. Kecamatan Kalisat menjadi wilayah terbanyak dengan 14 titik tambang.

“Warga berharap pemerintah dan aparat segera menertibkan tambang ilegal agar kerusakan jalan tidak semakin parah serta keselamatan masyarakat tetap terjaga,” ujar sumber.