KEDIRI – Lomba Mancing Mania yang digelar Polres Kediri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 mendapat sambutan di luar perkiraan. Jumlah peserta yang mendaftar membludak hingga dua kali lipat dari target panitia.
Semula panitia hanya menyediakan 40 lapak pemancingan. Namun, antusiasme warga membuat jumlah peserta bertambah menjadi 80 lapak saat kegiatan berlangsung di Kolam Pancing Kampoeng Inggris Pare, Kabupaten Kediri, Senin (22/6/2026).
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji mengatakan tingginya minat masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan sederhana tetap mampu menarik perhatian publik.
“Dari awalnya 40 lapak yang disiapkan, berkembang menjadi 80 lapak. Ini menunjukkan antusias masyarakat yang sangat tinggi terhadap kegiatan ini,” ujar AKBP Bramastyo.
Kompetisi berlangsung selama tiga jam dengan penilaian berdasarkan berat ikan hasil tangkapan. Untuk menambah keseruan, panitia menebar dua kuintal ikan dan menambahkan satu kuintal ikan bonus.
Menurut AKBP Bramastyo, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan memancing, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara masyarakat dan anggota kepolisian.
“Situasi seperti ini memperlihatkan kedekatan itu terbentuk dengan cara yang lebih natural, sambil tetap menjaga sportivitas,” katanya.
Sejak perlombaan dimulai, peserta dari kalangan umum maupun anggota Polri tampak bersemangat mencari ikan dengan bobot terbesar. Suasana akrab terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
“Kami senang melihat masyarakat bisa menikmati kegiatan ini bersama anggota Polri dalam suasana yang santai dan penuh keakraban,” tutur AKBP Bramastyo.
Setelah perlombaan usai, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang dari masing-masing kategori. Sejumlah peserta bahkan masih bertahan di lokasi untuk berbincang dan berbagi pengalaman memancing.
“Kegiatan seperti ini akan terus kami dorong sebagai sarana mempererat hubungan baik antara Polri dan masyarakat,” pungkas AKBP Bramastyo.