JEMBER – Pertamina Kabupaten Jember menanggapi maraknya keluhan konsumen bahan bakar minyak (BBM) kendaraan yang diduga tercampur zat lain.
Sebagian besar keluhan datang dari pengguna sepeda motor harian yang mengeluhkan mesin kendaraan tersendat setelah mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Kabupaten Jember, Hendra Saputra, mengatakan pihaknya telah melakukan inspeksi ke seluruh SPBU di wilayah setempat. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya kontaminasi air pada tangki penyimpanan BBM.
Ia menegaskan, khusus untuk BBM jenis Pertamax saat ini memang mengandung campuran etanol sesuai dengan arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Untuk BBM jenis Pertamax terdapat campuran etanol sesuai arahan Menteri ESDM,” ujar Hendra Saputra kepada sejumlah awak media.
Namun demikian, Hendra menegaskan bahwa keluhan mesin kendaraan yang tersendat bukan disebabkan oleh campuran etanol tersebut.