PACITAN – Ratusan siswa SD se-Kecamatan Punung mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar di Lapangan Punung, Kamis (26/6/2025), dengan semangat dan antusiasme tinggi.
Sebanyak 298 siswa kelas 5 dari berbagai SD di Kecamatan Punung berkumpul untuk mengikuti simulasi ibadah haji yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan.
Acara ini diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Punung sebagai bentuk pembelajaran praktik langsung.
“Ini bukan sekadar simulasi, tetapi upaya menanamkan nilai religius sejak dini pada siswa.” ujar Ketua KKG PAI, Naning Nuryantini.
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kantor Kemenag Kabupaten Pacitan.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung penuh kegiatan ini,” kata Naning.
Ia menegaskan bahwa sinergi antarinstansi jadi kunci sukses terselenggaranya manasik haji ini.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi bekal spiritual anak-anak ke depannya,” lanjutnya.
Acara berlangsung meriah dengan pendampingan tim muthawif dari Kantor Kemenag Kabupaten Pacitan yang berkompeten di bidangnya.
Para pembimbing haji memberikan penjelasan detail tentang rukun haji, seperti thawaf, sa’i, wukuf, dan melempar jumrah.
“Kami membimbing siswa seolah mereka sedang di Tanah Suci,” ujar H. Agus Sofwanudin, Kepala KUA Kecamatan Punung.
Muthawif lain yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain H. Rofiq Fauzi, H. Badrus, dan Hj. Sudarsi.
Semnatar Camat Punung, Pudji Haryono, membuka kegiatan dan menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif KKG PAI.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan manasik haji ini,” kata Pudji Haryono dalam sambutannya.
“Ini kesempatan emas membentuk karakter anak yang religius sejak dini,” imbuhnya.
Menurutnya, pemahaman ibadah sejak SD akan membentuk generasi yang tak hanya cerdas tapi juga berakhlak mulia.
Kegiatan berjalan lancar para siswa tampak semangat mengikuti semua tahapan manasik dari awal hingga akhir.
Mereka menunjukkan rasa ingin tahu tinggi dan antusias meniru gerakan thawaf, sa’i, hingga melempar jumrah.
Bagi siswa, ini menjadi pengalaman berharga dan menyenangkan yang akan dikenang sepanjang hayat.
Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat nilai-nilai keislaman dan membentuk akhlak sejak masa kanak-kanak.
KKG PAI berkomitmen terus mengadakan kegiatan serupa guna mendukung pendidikan agama yang berkualitas di Punung.