KKN UIN Khas Sasar Penghijauan dan clean up di pantai selatan Kepanjen

JEMBER – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN KHAS Jember Posko 51 mengadakan aksi penanaman pohon dan pembersihan sampah di Pantai Pansela, Desa Kepanjen, Gumukmas, Jember, Minggu (02/02/2025).

Pantai Pansela, yang merupakan singkatan dari Pantai Selatan, terletak di bagian selatan Desa Kepanjen. Pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata yang potensial di Kabupaten Jember.

Sebanyak 50 batang pohon cemara udang, lebih dari 50 batang pohon akasia, serta 200 batang pohon mahoni ditanam dalam kegiatan ini. Pohon cemara dan akasia ditanam di bibir pantai, sedangkan mahoni ditanam di sepanjang jalan masuk.

Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 WIB dengan upacara pembukaan oleh Koordinator KKN Posko 51. Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Kepanjen dan sesi foto bersama para peserta.

Aksi ini melibatkan berbagai komunitas, seperti Destana Desa Kepanjen, IPNU IPPNU, Baret Rescue, UKM Citra Anugerah, WCDI, Peduly Jember, Jember Photo Street, Rumah Zakat Jember, serta mahasiswa KKN dari Universitas Jember dan UIN KHAS Jember Desa Mayangan.

Sejumlah pejabat turut hadir, termasuk Camat Gumukmas, Kepala Desa Kepanjen beserta perangkatnya, Kapolsek Gumukmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Bintara. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Menurut mahasiswa KKN, program ini berawal dari keprihatinan terhadap kondisi pantai yang kotor akibat sampah kiriman dari sungai serta pohon-pohon yang mengering akibat kemarau panjang.

“Kami ingin mengembalikan keindahan Pantai Pansela dengan membersihkan sampah dan menanam pohon agar lingkungan lebih asri serta menarik lebih banyak wisatawan,” ujar salah satu mahasiswa KKN.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan perlindungan ekosistem laut, mengurangi pencemaran pantai, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Kepala Desa Kepanjen, Sukamid, berharap kegiatan ini dapat menjadi awal kebangkitan wisata Pantai Pansela yang sebelumnya ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat hari raya dan tahun baru.

“Dua tahun lalu terakhir ada penanaman pohon di sini. Kami berharap dengan adanya aksi ini, Pantai Pansela kembali menjadi aset wisata yang terawat dan menarik,” ungkapnya.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, komunitas, dan pemerintah desa, diharapkan Pantai Pansela bisa menjadi destinasi wisata yang lebih bersih, hijau, dan lestari.