Silaturahmi Alumni Ponpes Al-Mashduqiah: Pimpinan Dorong Sukses Berjamaah

PROBOLINGGO – Alumni Pondok Pesantren Al-Mashduqiah menggelar acara silaturahmi besar untuk wilayah Paiton dan sekitarnya pada Sabtu siang (30/11/2024).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Al-Mashduqiah, Dr. KH. Mukhlisin Saad, M.A., dan Nyai Hj. Zulfa Badri, S.Pd.I., beserta keluarga dan staf.

Dalam sambutannya, KH Mukhlisin menyampaikan berbagai pembaruan penting terkait sistem pendidikan di pondok serta program pemberdayaan alumni.

KH Mukhlisin menjelaskan perubahan sistem akademik pondok yang kini menggunakan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM).

Sistem ini menggantikan format sebelumnya, yakni SMP dan MA, namun tetap memiliki kualitas yang setara, bahkan lebih unggul dibandingkan lembaga pendidikan umum lainnya.

“SPM tidak hanya setara dengan pendidikan umum, tetapi juga mengintegrasikan pelajaran wajib di pondok dengan kurikulum lain yang relevan dari luar,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa tujuan sistem ini adalah untuk memastikan alumni, santri, dan wali santri memahami situasi dan perkembangan pondok secara menyeluruh.

KH Mukhlisin juga menyoroti pentingnya pemberdayaan alumni, baik dalam bidang wirausaha maupun pekerjaan.

Menurutnya, alumni Al-Mashduqiah akan diprioritaskan saat melamar pekerjaan di PT Nur Haramain Mulia atau unit usaha lain yang dikelola oleh pondok pesantren.

“Komitmen kami adalah membimbing dan menghimpun alumni. Bahkan, kami siap memberikan modal awal bagi alumni yang ingin memulai usaha,” tegasnya.

Ia mengajak alumni untuk tidak takut memulai usaha atau bekerja, meski harus menghadapi tantangan.

“Jangan menjadi pemalas. Mulailah dari langkah kecil. Jangan jadikan besar kecilnya upah sebagai pertimbangan awal,” kata KH Mukhlisin.

Lebih lanjut, ia berharap para alumni dapat menjadi pribadi yang sukses dalam berbagai bidang, baik karier maupun usaha, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan.

“Kegagalan dalam bisnis itu wajar. Gagal satu kali, coba lagi. Gagal dua kali, coba lagi, hingga kamu memahami pelajaran dari kegagalan tersebut,” pungkasnya.

Acara silaturahmi ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara pondok pesantren dan para alumni, sekaligus memotivasi mereka untuk terus berkembang dan berkontribusi positif bagi masyarakat