JEMBER – Calon Bupati Jember nomor urut 2, Muhammad Fawait, berjanji akan memberikan perhatian lebih kepada Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah Jember. Program-program khusus akan disiapkan untuk membantu mereka.
Salah satu program yang diusung Gus Fawait adalah memberikan akses kredit bank kepada purna PMI.
Bank milik pemerintah, seperti Bank Jatim dan BPR Jatim, menjadi prioritas dalam penyediaan layanan ini.
“Bank Jatim dan BPR Jatim harus memberikan kemudahan akses kredit kepada purna PMI,” ucap Gus Fawait.
Menurutnya, ini langkah konkret untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka.
Dengan akses kredit tersebut, para purna PMI dapat membuka usaha di daerah masing-masing.
“Kami ingin mereka tidak hanya bekerja untuk diri sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja,” tambahnya.
Gus Fawait menegaskan bahwa program ini bertujuan mengurangi pengangguran di Jember.
Ia berharap, melalui usaha yang didirikan para purna PMI, masyarakat sekitar juga bisa mendapatkan pekerjaan.
Dalam acara Dialog Pemilu Kepala Daerah 2024 yang diinisiasi oleh Migran Care, Gus Fawait menyampaikan komitmennya langsung di hadapan para PMI.
“Hari ini saya hadir untuk memastikan komitmen ini, untuk mencegah kemiskinan di Jember,” ujarnya.
Komitmen ini juga disampaikan melalui penandatanganan dokumen resmi.
“Saya sudah menandatangani komitmen ini bersama Migran Care,” tambah Gus Fawait di hadapan audiens yang hadir.
Selain akses kredit, Gus Fawait juga berencana menyelesaikan peraturan daerah (Perda) terkait PMI yang selama ini tertunda.
Menurutnya, pembahasan Perda ini sangat penting untuk keberlangsungan hidup para purna PMI.
“Di Jawa Timur sudah ada Perda, nasional sudah ada undang-undangnya. Di Jember kita ketinggalan,” kata Gus Fawait menyoroti lambannya pembahasan Perda di wilayah tersebut.
Dia menegaskan bahwa penyelesaian Perda ini menjadi prioritasnya jika terpilih, sehingga bisa di percepat untuk kepentingan bersama.
“Tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda, ini menyangkut kepentingan pahlawan devisa kita,” tegasnya.
Dengan adanya Perda, Gus Fawait berharap hak-hak PMI di Jember bisa lebih terlindungi.
Ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi mereka sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Program dan kebijakan Gus Fawait ini disambut baik oleh para PMI yang hadir.
Mereka berharap akses kredit bank ini benar-benar dapat terwujud dan membantu mereka memulai usaha baru.