JEMBER – Calon Bupati Jember, Hendy Siswanto, menegaskan komitmennya untuk mengembangkan program Becak Wisata di Jember.
Program ini telah menjadi prioritas dalam kampanyenya di Kecamatan Semboro pada Sabtu (19/10/2024).
Pada kegiatan tersebut, Hendy disambut dengan hangat oleh komunitas becak dan sepeda onthel yang turut mengiringinya ke lokasi kampanye.
“Sambutan yang luar biasa dari para tukang becak dan komunitas sepeda onthel,” kata Hendy.
Ia juga berkesempatan mengayuh becak sendiri untuk merasakan betapa beratnya pekerjaan para tukang becak.
“Saya mencoba menggenjot becak agar merasakan langsung perjuangan mereka mencari nafkah,” ujar Hendy.
Dalam kesempatan itu, Hendy mengungkapkan keinginannya untuk menghidupkan kembali Becak Wisata.
“Program ini sebenarnya pernah jalankan pada 2021, namun terhambat pandemi. Pandemi Covid-19 membatasi gerak kami,” tambahnya.
Meski program tersebut pernah berjalan, Hendy merasa belum maksimal. Oleh karena itu, jika terpilih kembali,
ia berjanji akan menyempurnakan program tersebut. “Kami hanya perlu memperbaiki sedikit,” ungkap Hendy.
Program Becak Wisata, menurut Hendy, akan meningkatkan pariwisata di Jember dengan rute keliling kota sepanjang satu kilometer.
“Konsep ini akan menarik wisatawan, sekaligus membantu perekonomian tukang becak,” jelasnya.
Selain itu, Hendy juga berjanji akan menganggarkan dana khusus untuk memberikan bantuan sosial bagi para tukang becak.
“Bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi mereka,” kata calon nomor urut 01 itu.
Hendy optimis bahwa program Becak Wisata akan berjalan lancar jika ia kembali menjabat sebagai Bupati Jember.
“Program ini sudah siap, tinggal penyempurnaan saja,” tegasnya.
Hendy juga menekankan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pariwisata, tetapi juga peningkatan kesejahteraan para tukang becak.
“Kami ingin membantu mereka dari sisi ekonomi,” ujar Hendy.
Ia pun berharap dukungan dari masyarakat Jember agar program ini bisa terlaksana dengan baik.
“Semoga saya terpilih kembali dan semua rencana ini dapat diwujudkan,” pungkasnya.
Respon masyarakat terhadap program ini dinilai positif, terutama dari komunitas becak dan sepeda onthel.
Mereka berharap program ini bisa meningkatkan penghasilan mereka.