JEMBER – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo, mengumumkan bahwa beasiswa untuk mahasiswa pada tahun 2024 telah terealisasi sebanyak 5.336 penerima.
Ia menekankan pentingnya percepatan realisasi untuk 2.000 penerima beasiswa lainnya yang dijadwalkan tahun ini.
“Beasiswa ini dilakukan dalam beberapa tahap,” jelas Ipung, panggilan akrab Edi Cahyo Purnomo, pada Jumat (4/10).
Saat ini, sudah masuk ke tahap keempat, yang akan memberikan beasiswa kepada sekitar 2.000 mahasiswa.
Menurut Ipung, total penerima beasiswa tahun 2024 di Jember mencapai 7.636 mahasiswa.
“Selain mahasiswa, beasiswa juga diberikan kepada santri dan Hafiz, meskipun masih menunggu Peraturan Bupati (Perbup),” lanjutnya.
Ia mengakui bahwa beasiswa ini sangat penting, khususnya bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan pendidikan.
Oleh karena itu, ia berharap agar sisa beasiswa yang belum direalisasikan bisa segera diselesaikan tahun ini.
“Karena banyak yang berharap ini segera selesai, kami menargetkan rampung pada 2024,” tegas legislator PDI Perjuangan itu.
Menurutnya, bantuan ini juga mencerminkan semangat pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan di Jember.
Edi Cahyo juga meminta agar PJs Bupati Jember mempercepat proses pemberian beasiswa.
Ia yakin bahwa dengan semangat yang ada, realisasi program tersebut bisa selesai tepat waktu.
“Sasaran kita, paling lambat November 2024 semua beasiswa sudah disalurkan,” ucapnya penuh keyakinan.
Ia menambahkan bahwa setiap penerima akan mendapatkan bantuan senilai Rp 5 juta per mahasiswa.
Sebagai informasi tambahan, beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dan berdomisili di Jember.
Syarat tersebut telah menjadi ketentuan sejak awal program.
Sejak 2021, Pemkab Jember telah menyalurkan beasiswa dengan jumlah yang terus meningkat.
Pada 2021, tercatat sebanyak 4.739 beasiswa disalurkan, diikuti 8.485 pada 2022, 7.336 pada 2023, dan 7.636 di tahun 2024 ini.
Realisasi program beasiswa ini dinilai sangat membantu para mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan mereka.
Program ini juga menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan tinggi di Jember.
Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi mahasiswa di Jember yang kesulitan melanjutkan pendidikan karena kendala biaya.
Edi Cahyo menutup dengan optimisme bahwa program ini akan memberikan dampak positif bagi generasi muda.
Ia juga mengajak seluruh pihak terkait untuk terus mendukung realisasi program ini, agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak mahasiswa di Jember.