Relawan ISMI dan Ratusan Santri Siap Menangkan GHRF di Probolinggo

Relawan ISMI Probolinggo. (Foto: Istimewa)
Relawan ISMI Probolinggo. (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO — Dengan semangat dan antusiasme, puluhan anggota Ikatan Santri Milenial Indonesia (ISMI) secara resmi menyatakan dukungan penuh mereka untuk pasangan calon Gus Haris dan Lora Fahmi (GHRF) dalam Pilkada 2024. (31/8/2024)

Bertempat di Pondok Pesantren Al-Mashduqiah Kraksaan, Probolinggo, acara deklarasi ini dihadiri oleh ratusan santri, para guru, dan segenap jajaran pengasuh pesantren yang turut mengamini dan merestui gerakan ini.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, 31 Agustus 2024 ini, dimotori oleh para relawan ISMI, yang merupakan gabungan dari para alumni Pondok Pesantren Al-Mashduqiah dari berbagai kalangan yang peduli terhadap perkembangan politik regional Probolinggo.

Sebagai langkah strategis pula untuk memastikan keterwakilan suara santri dalam Pilkada Probolinggo 2024.

Inisiatif ini diresmikan oleh jajaran pengasuh Al-Mashduqiah sebagai wujud dukungan nyata kepada calon bupati Probolinggo, Gus Haris dan wakilnya, Lora Fahmi, yang keduanya berasal dari kalangan santri.

Deklarasi ini bukan hanya sebuah formalitas, melainkan juga cerminan aspirasi kuat dari kalangan pesantren.

Dukungan kepada pasangan calon yang memiliki latar belakang pesantren ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi Probolinggo, sesuai dengan slogan mereka, “Probolinggo Berbenah. Probolinggo SAE.”

Para santri dan masyarakat pesantren merasa yakin, bahwa kepemimpinan yang datang dari kalangan santri akan mampu menjawab tantangan yang dihadapi oleh Probolinggo selama ini.

Menurut Sekretaris Jenderal ISMI, Arif Rahman Hakim, Lc., M. Hum., “Probolinggo sudah lama terpuruk. Kini saatnya Probolinggo berbenah. Menanggalkan jejak keterpurukan. Jawabannya adalah santri. Jawabannya adalah Gus Haris dan Lora Fahmi.” ujar Lelaki yang akrab disapa Arif tersebut.

Dukungan yang diberikan oleh ISMI ini diharapkan dapat menjadi angin segar dalam kontestasi politik lokal, yang tidak hanya sekadar memberikan pilihan baru bagi masyarakat, tetapi juga membawa harapan akan perubahan yang lebih baik di masa depan.

Dengan latar belakang mereka sebagai tokoh dari kalangan pesantren, Gus Haris dan Lora Fahmi diyakini memiliki iktikad baik untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Probolinggo yang ingin menjadikan daerah ini lebih baik lagi ke depannya.

Acara deklarasi ini menjadi bukti nyata bahwa kalangan pesantren kini tidak lagi menjadi penonton pasif dalam dinamika politik, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam menentukan masa depan Probolinggo.

Dengan dukungan penuh dari ISMI dan berbagai pesantren di daerah ini, pasangan Gus Haris dan Lora Fahmi mendapatkan dukungan yang kuat untuk membawa perubahan bagi Probolinggo.