JEMBER – Setelah tiga hari dinyatakan hilang, Andika, bocah 15 tahun, ditemukan meninggal dunia di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember. Penemuan ini terjadi pada Selasa pagi.
Sugiono, anggota tim SAR Rimba Laut Jember, mengatakan bahwa mereka melihat mayat mengambang di kejauhan saat menyusuri area pesisir, ia mendekat dan segera melakukan evakuasi.
“Saat kami mendekat, kami memastikan bahwa mayat tersebut adalah Andika, yang hilang tiga hari lalu,” tambah Sugiono.
Proses evakuasi berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB pagi.
Setelah itu, Sugiono melanjutkan, informasi penemuan mayat disampaikan kepada Polsek Ambulu.
“Kami segera melaporkan penemuan ini dan melanjutkan evakuasi ke Puskesmas Ambulu,” katanya.
Kapolsek Ambulu, AKP Suhartanto, membenarkan adanya penemuan jenazah di Pantai Payangan.
“Kami langsung menghubungi keluarga korban untuk mengabarkan kondisi saat ini,” jelasnya.
“Setelah jenazah dibawa ke Puskesmas Ambulu, kami menginformasikan kepada keluarga,” lanjut Suhartanto.
Pihak keluarga segera datang ke puskesmas untuk mengidentifikasi jenazah.
Menurut Suhartanto, keluarga menolak autopsi karena penyebab kematian sudah jelas.
“Mereka hanya mengizinkan visum luar saja dan mengikhlaskan kepergian korban,” tuturnya.
Jenazah Andika kemudian diserahkan kepada keluarganya.
“Kami menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan,” kata Suhartanto.
Andika adalah bocah asal Dusun Kedunglilo, Desa Karang Semanding, Kecamatan Balung, Jember.
Ia terseret ombak saat berenang di Pantai Payangan pada Sabtu sore.
Menurut keterangan, Andika berenang bersama dua temannya, Edo dan Rendi, sekitar pukul 15.00 WIB. Ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret mereka.
“Edo dan Rendi berhasil menyelamatkan diri. Namun, Andika terseret ombak hingga ke tengah laut,” ungkap salah satu saksi. Sejak itu, Andika dinyatakan hilang.
Tim SAR dan warga setempat melakukan pencarian selama tiga hari.
“Kami berusaha sekuat tenaga untuk menemukan Andika, hingga Akhirnya jasad Andika kami temukan dan dievakuasi tadi pagi,” pungkasnya.