IPAL PG Meritjan Kantongi ISO 9001, Air Olahan Dimanfaatkan Petani untuk Irigasi Sawah

Oplus_16908288

KEDIRI – Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri terus menunjukkan komitmennya menjaga lingkungan. Pengelolaan limbah cair dan pengawasan kualitas udara dilakukan secara rutin selama operasional pabrik.

Air limbah pabrik diolah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebelum dilepas ke lingkungan. Pengujiannya dilakukan berkala oleh Laboratorium Lingkungan Perum Jasa Tirta.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kualitas air keluaran IPAL memenuhi baku mutu limbah industri gula. Air tersebut dinilai aman dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah kami bersertifikat sistem manajemen mutu sesuai standar SNI ISO 9001:2015 untuk ruang lingkup produksi gula kristal putih,” ujar General Manager PG Meritjan, Tites Agung Priyono.

Menurut Tites, perusahaan terus memastikan pengelolaan lingkungan berjalan optimal. Komitmen itu dibuktikan melalui pemantauan kualitas air maupun udara secara berkala.

“Hasil uji kualitas air menunjukkan kondisinya baik dan memenuhi seluruh standar baku mutu yang ditetapkan,” kata Tites.

Selain air, kualitas udara juga diawasi melalui pengukuran udara ambien dan uji emisi cerobong boiler oleh UPT Keselamatan Kerja Disnakertrans Jawa Timur.

“Hasilnya, seluruh parameter masih dalam kadar aman dan berada di bawah baku mutu,” jelas Tites.

Air hasil olahan IPAL bahkan dimanfaatkan kelompok tani di Desa Gondanglegi. Mereka telah bertahun-tahun menggunakan aliran tersebut untuk membantu pengairan lahan persawahan.

PG Meritjan juga menilai keberadaannya memberi manfaat ekonomi. Saat musim giling, perusahaan menyerap ribuan tenaga kerja mulai tebang, angkut, hingga proses produksi.

“Alhamdulillah hadirnya PG Meritjan ikut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar sekaligus menyerap ribuan tenaga kerja,” tutur Tites.

Warga Dermo, Rina Maria Astuti, mengaku merasakan manfaat keberadaan pabrik. “Semoga PG Meritjan terus berkembang dan jaya selalu,” harapnya.