Dulu Terkenal Angker Kini Viral Karena Mirip Game Mobile Legend

Wisata Gumuk Pecah Jember yang disebut mirip dengan Arena Game Mobile Legends (Foto: Syakur/BBC).
Wisata Gumuk Pecah Jember yang disebut mirip dengan Arena Game Mobile Legends (Foto: Syakur/BBC).

JEMBER Wisata alam Gumuk Pecah yang terletak di Dusun Curahrampal, Desa Karangduren, Kecamatan Balung, Jember, kini menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Tempat wisata ini viral karena memiliki kemiripan dengan arena pertarungan “Lane of Dawn” dalam game yang populer di kalangan remaja, Mobile Legend. Pada Minggu (30/6/2024).

Gumuk Pecah baru saja menjadi viral pada tahun 2024 dan langsung menarik perhatian banyak pengunjung, terutama para penggemar game Mobile Legend.

“Tempat ini memberikan pengalaman unik, seolah-olah kita berada dalam dunia game,” ujar Taufik (24) seorang pengunjung yang juga pemain aktif Mobile Legend.

Keunikan Gumuk Pecah terletak pada formasi batuannya yang menyerupai struktur dalam arena pertarungan “Lane of Dawn.”

Pemandangan ini semakin menarik perhatian ketika areal gumuk disorot dari atas atau dari ketinggian. Apalagi posisi gumuk yang terletak di tengah areal persawahan menambah kesan arena “Lane of Dawn” di dunia nyata.

Dengan viralnya spot wisata ini lonjakan pengunjung terjadi ditambah dengan stand pedagang yang berbaris sepanjang jalan menuju gemuk menambah volume keramaian di area tersebut.

Sementara itu pengelola wisata gumuk pecah, Aryo (45) awalnya tidak mengetahui jika objek wisata alam Gumuk Pecah menjadi terkenal karena mirip arena di dalam video game.

“Jujur, awalnya saya tidak tahu kalau Gumuk Pecah ini viral karema sebuah game. Tapi ya alhamdulillah, saya senang, saya bangga kalau tempat ini bisa dikenal masyarakat.” Ujarnya.

Lebih lanjut, Aryo menjelaskan bahwa nama Gumuk Pecah sudah digunakan sejak tahun 1960-an. Awalnya, area tersebut adalah sebuah gumuk yang terkenal angker kemudian digali oleh warga untuk diambil batu dan tanahnya.

“Pada awalnya, jalan di sini mengelilingi gumuk tersebut. Namun, mulai tahun 1960-an, gumuk ini mulai digali untuk mengambil batu dan tanahnya. Akibatnya, jalan yang mengelilingi gumuk tersebut dipindahkan ke tengah, seolah-olah membelah gumuk itu. Karena itulah disebut Gumuk Pecah,” jelasnya.

Selain itu spot ini sekitar lima tahun yang lalu menjadi spot mancing setelah mendapat bantuan dari Dinas Perikanan Kabupaten Jember atas inisiasi dari kepala desa desa Curah Duren.

“Dari 2018 lalu di sini kemudian menjadi tempat kolam pemancingan setelah mendapatkan bantuan dari Pak Tinggi dan Dinas Perikanan.” Pungkasnya.

Dengan segala keunikannya, Gumuk Pecah di Dusun Curahrampal, Desa Karangduren, Kecamatan Balung, Jember, siap menjadi destinasi favorit baru bagi wisatawan lokal dan penggemar Mobile Legend. Diharapkan Pemerintah desa maupun daerah dapat bekerjasama dalam memfasilitasi wisata baru ini.

Pewarta: Abdus Syakur
Editor : Sugeng Prayitno