Denyut Jantung Kota Kediri “Gempar” Usai Kematian Balita 3 Tahun dan Polisi Selidiki Penyebab Kematian 

Kediri – Kematian. balita Tiga Tahun yang sempat “mengemparkan” di Jantung Kota Kediri hingga kini masih menjadi penyelidikan pihak Kepolisian secara mendalam guna mengungkap tabir kematian NZ (3), balita asal Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, yang diduga menjadi korban penganiayaan.

Fokus utama petugas saat ini adalah mencocokkan hasil autopsi dengan keterangan para saksi di lapangan.

Jenazah korban sendiri telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat pada Kamis (16/4/2026) siang.

Isak tangis mengiringi keberangkatan balita malang tersebut ke peristirahatan terakhirnya.

Sebelum dihantarkan ke liang lahat, jenazah NZ terlebih dahulu menjalani prosedur autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan bukti medis terkait luka-luka yang ada pada tubuh korban.

Sekitar pukul 11.00 WIB, jenazah tiba di rumah duka di Jalan Urip Sumoharjo. Warga yang telah menunggu segera menyalatkan jenazah sebelum prosesi pemakaman dilakukan oleh pihak keluarga.

Keluarga Desak Pengusutan Tuntas

Kakak kandung NZ, Mohamad Wahyudi, menyatakan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. Meski tidak tinggal serumah, ia merasakan duka mendalam dan berharap keadilan bagi adiknya segera terungkap.

“Kami berharap kebenarannya terungkap dan pelakunya dihukum sesuai aturan yang berlaku,” tegas Wahyudi saat ditemui jurnalis di rumah duka.

Di sisi lain, tetangga korban mulai bersuara mengenai kondisi keseharian NZ. Supraptini, salah satu warga, menyebutkan bahwa korban selama ini terkesan kurang perhatian dan hidup tertutup.

“Anaknya kelihatan takut kalau ditanya. Kehidupannya lebih banyak di dalam rumah, jadi tidak banyak warga yang tahu kondisinya sehari-hari,” ungkapnya.

Saat ini, Polres Kediri Kota masih terus bekerja mengumpulkan bukti-bukti tambahan.

Publik menanti kejelasan siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas hilangnya nyawa balita tak berdosa tersebut.