Tiga Hari di IPRE 2026, Booth Pascasarjana UIN KHAS Jember Dikunjungi 815 Orang

JEMBER – Pascasarjana UIN KHAS Jember mencatat antusiasme tinggi masyarakat selama mengikuti Indonesia Postgraduate and Research Expo (IPRE) 2026 di Jakarta.

Expo pendidikan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 September 2026, bertempat di Balai Kartini, Jakarta.

Sebanyak 815 pengunjung tercatat mendatangi booth Pascasarjana UIN KHAS Jember sepanjang pelaksanaan kegiatan tersebut.

Para pengunjung datang untuk memperoleh informasi mengenai pendidikan lanjutan, program studi, penelitian, hingga berbagai peluang beasiswa yang tersedia.

Ketua Tim Pascasarjana UIN KHAS Jember, Dr. Depict Pristine Adi, menyebut capaian tersebut menunjukkan besarnya ketertarikan masyarakat terhadap program yang ditawarkan.

“Alhamdulillah, antusiasme pengunjung sangat tinggi. Angka 815 sudah merupakan pencapaian yang luar biasa, meskipun harapannya bisa lebih dari itu,” ungkapnya.

Menurutnya, tingginya kunjungan tersebut menjadi dorongan bagi Pascasarjana untuk memperluas penyebaran informasi pendidikan kepada masyarakat.

Partisipasi di IPRE 2026 juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan pilihan perkuliahan reguler maupun Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Selain program pendidikan, pengunjung memperoleh informasi mengenai pengembangan riset dan kesempatan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi.

Kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang komunikasi antara Pascasarjana UIN KHAS Jember dengan berbagai pihak dari tingkat nasional hingga internasional.

Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember mengatakan forum seperti IPRE memiliki arti penting dalam memperluas pengenalan institusi.

“Keikutsertaan dalam expo ini bukan hanya tentang memperkenalkan program studi, tetapi juga membuka ruang jejaring dan kolaborasi akademik,” katanya.

Ia mengatakan Pascasarjana ingin membangun lingkungan pendidikan dan riset yang memiliki jangkauan lebih luas.

“Kami ingin Pascasarjana UIN KHAS Jember semakin dikenal sebagai ruang pendidikan dan riset yang berkeadaban, memberikan dampak, serta memiliki jejaring yang lebih luas,” ujarnya.

Arah tersebut sejalan dengan tagline Pascasarjana UIN KHAS Jember, yakni “Berkeadaban, Berdampak, Mendunia.”

Antusiasme ratusan pengunjung selama expo juga menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat strategi promosi dan akses informasi pendidikan.

Capaian 815 pengunjung dinilai menjadi momentum untuk memperluas jangkauan Pascasarjana kepada calon mahasiswa dari berbagai daerah.

Partisipasi dalam IPRE 2026 sekaligus diarahkan sebagai bagian dari persiapan menyambut Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2027.

“Kami akan terus meningkatkan jangkauan promosi dan akses informasi mengenai pendidikan, penelitian, serta beasiswa,” kata Dr. Depict.

Melalui kegiatan tersebut, Pascasarjana UIN KHAS Jember juga berupaya memperkuat jejaring akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi penelitian.

“Partisipasi ini menjadi momentum untuk memperkenalkan arah pengembangan Pascasarjana sekaligus memperkuat jejaring akademik di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

Masyarakat yang belum mendatangi booth selama expo tetap dapat memperoleh informasi melalui website dan media sosial resmi Pascasarjana UIN KHAS Jember.

Informasi yang tersedia mencakup program studi, PMB, beasiswa, kegiatan akademik, serta berbagai agenda penelitian Pascasarjana.