JEMBER – Kisah memilukan dialami Ny Suwana, warga Kecamatan Pakusari. Lansia kelahiran Juli 1954 itu hidup sebatang kara dalam rumah sederhana berdinding anyaman bambu.
Perempuan tersebut mengalami kebutaan dan kelumpuhan. Seluruh aktivitas dilakukan di atas tempat tidur karena tak lagi mampu bergerak maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Keluarga membuat saluran kecil di bawah ranjang bambu. Fasilitas sederhana itu digunakan agar Ny Suwana tetap dapat membuang hajat tanpa berpindah dari pembaringannya.
Selama bertahun-tahun, kebutuhan makan dan minumnya dipenuhi sepupu serta keponakan yang tinggal tidak jauh dari rumah. Mereka bergantian datang merawatnya setiap hari.
Kondisi itu menarik perhatian Sekretaris PAC PDI Perjuangan Pakusari, Aditya Algozalie. Ia mengetahui Ny Suwana belum memiliki KTP elektronik.
Menurut Aditya, ketiadaan identitas membuat akses terhadap pelayanan publik dan bantuan sosial menjadi lebih sulit diperoleh oleh warga yang membutuhkan.
“Miris melihat kehidupan Bu Suwana. Selama ini makan dan minumnya dipenuhi oleh keponakan dan sepupunya. Beliau hidup sebatang kara dalam kondisi lumpuh dan buta,” kata Aditya.
Aditya kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Pakusari agar perekaman KTP elektronik dapat dilakukan langsung di rumah Ny Suwana.
Respons cepat ditunjukkan Camat Pakusari, Riswandi. Ia mendatangi rumah Ny Suwana bersama Bidan Desa Subo, Wiwik, beserta sejumlah staf kecamatan.
Selain melakukan perekaman KTP elektronik, rombongan juga membawa paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi warga lanjut usia tersebut.
“Setelah melihat kondisi Bu Suwana, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan rutin setiap bulan,” ujar Riswandi.
Riswandi juga memastikan bantuan sembako akan diberikan secara berkala setiap tiga bulan untuk membantu kebutuhan hidup Ny Suwana.
“Saya senang Pak Camat dan Bidan Wiwik bergerak cepat menangani persoalan ini. Bahkan Pak Camat juga berjanji akan memberikan bantuan sembako setiap tiga bulan,” ujar Aditya.
Bagi keluarga, kehadiran pemerintah bukan sekadar mengurus administrasi kependudukan. Perhatian dan pelayanan akhirnya hadir bagi warga yang lama hidup dalam keterbatasan.