Usai Viral Main Gim, Fraksi Gerindra Jember Buka Suara Soal Sanksi

JEMBER – Fraksi Gerindra DPRD Jember mulai melakukan evaluasi menyeluruh pasca sidang etik terhadap salah satu anggotanya yang viral bermain gim saat rapat berlangsung.

Ketua Fraksi Gerindra, Hanan Kukuh Ratmono, menegaskan seluruh kader wajib mematuhi keputusan Mahkamah Kehormatan Partai yang telah dijatuhkan.

“Keputusan MKP sudah final, berupa peringatan keras dan tegas. Fraksi Gerindra wajib menjalankan itu,” kata Hanan.

Ia menyebut kasus tersebut harus menjadi pelajaran bersama. Gerindra tak ingin kejadian serupa kembali terjadi di lingkungan DPRD Jember.

“Ini menjadi evaluasi untuk semua anggota fraksi, bukan hanya satu orang saja,” ujarnya.

Menurut Hanan, partainya akan bertindak lebih keras bila ada pelanggaran serupa yang terulang, terlebih jika sampai menyentuh ranah pidana.

“Kalau nanti ada kesalahan lagi dan berdampak hukum, tentu bisa berujung pemecatan,” tegasnya.

Hanan mengaku sempat bertanya langsung kepada anggota dewan yang viral itu. Ia mendapat penjelasan soal alasan bermain gim di tengah rapat.

“Dia bilang lupa memberi makan sapi di game karena rapat berlangsung lama sejak pagi,” ucapnya.

Soal langkah Badan Kehormatan DPRD, Hanan menilai BK sebenarnya dapat langsung bergerak tanpa harus menunggu laporan resmi dari fraksi.

“Karena sudah ramai di masyarakat, mestinya bisa langsung menjadi perhatian BK untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Tak hanya soal permainan gim, isu merokok saat rapat juga ikut menjadi sorotan publik. Namun pembahasan internal terkait aturan khusus masih belum dilakukan.

“Kalau nanti ada dorongan perda kawasan tanpa rokok, tentu bisa menjadi bahan diskusi bersama,” pungkas Hanan.