Tulungagung- Mendekati musim giling, PG Mojdopanggoong Tulungagung menggelar pethik perdana di lahan petani binaan pada 5 Mei 2026. Ritual ini dilakukan sebagai simbol dimulainya proses tebang angkut pada musim giling 2026.
General Manager PG Modjopanggong Sugiyanto mengatakan, Agenda pethik perdana ini merupakan tradisi turun temurun yang dilaksanakan setiap tahun. Setelah proses ritual petik tebu selesai, acara kemudian dilanjut dengan menggelar syukuran pemotongan tumpeng lalu dilanjut dengan doa bersama. “Alhamdulillah dengan penuh rasa syukur kami siap menyambut musim giling 2026 ini,” ujarnya.
Sugiyanto mengaskan, Agenda ini rutin dilakukan setiap tahun sebelum dimulainya musim giling. Artinya kita melakukan selamatan petik tebu dimana menjadi rangkaian akhir sebelum kita tebang lalu kita kirim ke pabrik gula. Yang dimulai dari proses tanam oleh petani,” terang Sugiyanto.
Tahun ini, manajemen PG Modjopanggong menetapkan target yang cukup signifikan sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Dengan kapasitas giling 3.400 TCD, manajemen PG Modjopanggong optimis bisa memnuhi target yang ditentukan.
“Kami mohon doa restu kepada seutuh masyarakat semoga giling tahun ini berjalan lancar dan semua karyawan diberi keselamatan serta seluruh target bisa tercapai,” harapnya.