JEMBER – Suasana pagi di Kecamatan Panti mendadak gempar setelah seorang remaja berinisial AI (16) ditemukan meninggal dunia di area semak dekat saluran air, Desa Kemiri, Senin (27/4/2026).
Korban yang diketahui masih berstatus pelajar kelas 11 SMK itu pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput sekitar pukul 05.15 WIB. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi tergantung pada batang bambu yang melintang di atas aliran sungai kecil.
Kapolsek Panti AKP Agus Idham Khalid membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian bersama tim Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Korban ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput. Setelah melihat kondisi tersebut, saksi segera melapor ke pihak kepolisian,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Panti guna pemeriksaan medis. Dari hasil visum sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ada indikasi kekerasan. Peristiwa ini mengarah pada dugaan bunuh diri,” jelasnya.
Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami latar belakang kejadian tersebut. Hingga kini, motif yang mendorong korban mengakhiri hidupnya belum diketahui.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pastinya,” tambah Agus.
Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak mengambil keputusan ekstrem saat menghadapi masalah. Menurutnya, komunikasi dan mencari bantuan menjadi langkah penting dalam menyelesaikan persoalan.
Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah korban telah dipulangkan dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Kemuningsari, Jember.