MAKASSAR – Sebanyak 15.804 jemaah calon haji asal Embarkasi Makassar akan merasakan kemudahan layanan Makkah Route mulai musim haji 2026. Program ini diterapkan di Bandara Sultan Hasanuddin.
Melalui skema tersebut, proses pemeriksaan dokumen keimigrasian dilakukan lebih awal di Indonesia. Petugas Imigrasi Arab Saudi langsung menangani verifikasi paspor dan visa sebelum keberangkatan.
Dengan demikian, jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan serupa saat tiba di Tanah Suci. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses kedatangan dan mengurangi antrean panjang di bandara tujuan.
Kemudahan ini dinilai sangat membantu, terutama bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Mereka bisa lebih nyaman dan fokus menjalankan rangkaian ibadah haji.
Penambahan layanan Makkah Route di Makassar juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah Indonesia dan Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia.