PROBOLINGGO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo sebelumnya memicu longsor di jalan perbatasan Desa Talkandang menuju Pakuniran. Akibatnya, akses utama warga setempat terputus.
Jalur tersebut dikenal sebagai salah satu penghubung penting aktivitas ekonomi masyarakat. Banyak warga menggantungkan mobilitas distribusi barang melalui jalan tersebut setiap hari.
Pemerintah Kabupaten Probolinggo langsung melakukan asesmen di lokasi. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kerusakan serta menentukan proses perbaikan yang akan dilakukan.
Bupati Probolinggo, Muhammad Haris, memastikan pemerintah daerah sudah meninjau langsung kondisi jalan yang terdampak longsor tersebut.
“Iya kami sudah cek ke lokasi, insyaallah dalam waktu dekat akan ada perbaikan,” tegas Gus bupati Haris saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Selasa (8/4/2026).
Ia menegaskan pemerintah daerah akan memprioritaskan penanganan jalan tersebut karena menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat sekitar.
Sementara itu, Camat Kotaanyar Hari pribadi menyebut pihaknya telah lebih dulu melakukan peninjauan lapangan sebelum laporan disampaikan ke pemerintah kabupaten.
“Kami sudah koordinasi dengan Pemkab Probolinggo agar segera dilakukan perbaikan jalan yang terdampak longsor,” ujarnya.
Selain itu, aparat kepolisian juga turun tangan untuk mengantisipasi risiko bagi warga yang melintas di sekitar lokasi longsor.
Kapolsek Kotaanyar, AKP I Wayan Kardidika, mengatakan polisi telah memasang garis pembatas agar masyarakat tidak mendekati area berbahaya.
“Kami memasang garis polisi agar tidak ada warga melintas sementara, demi menjaga keselamatan masyarakat,” tegasnya.