JEMBER – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Jember serta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jatim Jember menggelar acara diseminasi informasi literasi keuangan dan bahaya judi online.
Acara ini berlangsung bersamaan dengan Karnaval Budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto, membuka acara tersebut dengan apresiasi tinggi terhadap inisiatif OJK.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting seperti Sekda, Forkopimda, dan pimpinan OPD setempat.
Seluruh BUMN, BUMD, perguruan tinggi, serta instansi vertikal turut ambil bagian dalam acara ini.
Bahkan, 31 kecamatan di Kabupaten Jember juga mengirimkan perwakilannya. Partisipasi dari kelompok seniman dan budayawan Jember menambah kemeriahan acara.
Dalam sambutannya, Bupati Hendy menyampaikan apresiasi kepada OJK atas inovasi yang dilakukan.
Menurutnya, penggunaan karnaval budaya sebagai media diseminasi informasi sangatlah kreatif dan efektif.
“Melalui karnaval ini, kita bisa menyampaikan pesan penting seperti literasi keuangan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Hendy.
Dia menyebut, Karnaval ini tidak hanya menjadi ajang hiburan tetapi juga sarana edukasi.
Kepala OJK Jember, Mohammad Mufid, menyebutkan bahwa acara ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Selain literasi keuangan, mereka juga menekankan pentingnya menghindari judi online.
“Dengan momentum karnaval budaya ini, kami bisa menyampaikan pesan bahaya judi online secara meluas,” tegas Mufid.
Ia berharap masyarakat Jember bisa semakin waspada terhadap risiko-risiko finansial.
Mufid menambahkan, edukasi literasi keuangan sangat penting di era digital saat ini. Pemahaman yang baik akan keuangan dapat mencegah masyarakat dari berbagai kerugian, termasuk terjerat judi online.
“Dengan adanya diseminasi ini, kami berharap masyarakat Jember semakin cerdas dalam mengelola keuangan mereka,” tambahnya.
Pesan ini diharapkan dapat tersebar luas dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
Tujuan utamanya adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya literasi keuangan serta risiko judi online.
Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan budaya dari setiap daerah.
Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang dikemas dengan cara yang menarik.
Kolaborasi antara OJK, BI, dan BPD Jatim Jember ini menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga pemerintah dan perbankan dalam menciptakan masyarakat yang lebih melek finansial.