JEMBER – Puluhan warga Jember mendatangi kantor KPK, mendesak pengusutan tuntas kasus korupsi bantuan sosial (bansos) di kalangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Rabu kemarin.
Mereka yang hadir mengatasnamakan Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM) Jember Bangkit, merespons viralnya kasus bansos yang melibatkan sejumlah anggota DPRD provinsi tersebut.
Agus Maindra Paat, Ketua LSM Jember Bangkit, menegaskan bahwa masyarakat Jember tidak ingin calon bupatinya terlibat dalam kasus korupsi bansos yang mencuat itu.
Agus menyatakan bahwa pemilu di Jember harus berjalan bersih dan transparan, mengingat situasi politik di Kabupaten Jember saat ini dianggap kurang baik.
“Semua kader atau partai di Kabupaten Jember gagal melahirkan pemimpin yang berkualitas,” tegas Agus dalam pernyataannya di hadapan media, pada Jumat (9/8/2024).
Ia juga menyoroti kondisi politik di Jember yang dikhawatirkan akan kacau jika hanya ada satu kandidat tanpa oposisi kuat dalam Pilkada 2024 mendatang.
“Kami meminta KPK benar-benar mengusut salah satu kandidat yang diduga terlibat dalam korupsi bansos di DPRD Provinsi Jawa Timur,” ungkap Agus dengan tegas.
Agus menambahkan bahwa masyarakat Jember tidak ingin calon bupati yang diusung, yang berasal dari kalangan muda, santri, dan petani, terlibat dalam kasus dugaan korupsi tersebut.
“Jika hal itu terjadi, kami tidak ingin nasib Jember seperti Kabupaten Garut yang bupatinya ditangkap KPK sehari setelah dilantik,” lanjut Agus dengan nada serius.
Ia mengungkapkan harapannya agar kejadian serupa tidak terjadi di Kabupaten Jember, yang justru merugikan masyarakat yang telah memilih bupati mereka.
“Karena itu, masyarakat Jember tidak ingin rugi jika harus menggelar pemilihan ulang setelah bupati yang terpilih ditangkap KPK usai dilantik,” tambahnya.
Agus juga berharap KPK segera mengusut tuntas kasus bansos yang terjadi di DPRD Provinsi Jawa Timur dan memberikan kejelasan terkait calon bupati Jember.
“Jika Gus Fawait tidak terlibat dalam kasus korupsi bansos, KPK harus segera memberikan surat pernyataan bahwa Gus Fawait bersih dan layak dipilih Masyarakat Jember,” tutupnya.