JEMBER – Ahmad Suyudina, seorang pria berusia 58 tahun asal Bekasi, Jawa Barat, membuat gebrakan dengan perjalanan bersepeda ontel sejauh 920 kilometer menuju Jember, Jawa Timur.
Perjalanan luar biasa ini ia lakukan demi mengikuti kegiatan olahraga pernafasan yang diadakan oleh komunitas Satria Nusantara (SN) Jember, pada Minggu (9/6/2024).
“Saya sangat menggemari olahraga pernafasan ini. Selain menjaga kebugaran tubuh, olahraga ini diinisiasi oleh SN Jember dan diperhatikan oleh pemerintah, yang merupakan pertama kalinya di Indonesia,” ujar Ahmad
Ahmad menempuh perjalanan dari Bekasi ke Jember dalam waktu 6 hari 6 malam melalui jalur pantura Pulau Jawa.
“Saya berangkat hari Minggu tanggal 2 Juni pagi dan tiba di Jember pada Sabtu sore sekitar pukul 15.30,” tutur Ahmad.
Selama perjalanannya, Ahmad beberapa kali berhenti dan singgah di beberapa kota untuk beristirahat, bahkan sempat mengganti ban dalam sepedanya sebanyak dua kali.
“Saya bersepeda jarak jauh sudah biasa. Kalau perjalanan kemarin, saya berhenti beberapa kali untuk istirahat dan mengganti ban dalam di Jawa Tengah,” ungkap pria yang telah memiliki dua cucu itu.
Untuk kebutuhan tidur dan mandi, Ahmad lebih memilih singgah di pom bensin.
“Tidur dan mandi di pom bensin lebih hemat biaya karena biasanya gratis, atau hanya dikenakan biaya kebersihan sekitar 2000 hingga 5000 rupiah. Lebih murah dibanding menginap di hotel atau losmen,” paparnya.
Rencana Ahmad tidak berhenti di Jember. Selepas acara, ia akan melanjutkan perjalanan ke Gunung Bromo di Kabupaten Lumajang sebelum kembali ke Bekasi.
“Ngontel ini sudah jadi hobi saya. Setelah acara ini, saya rencana lanjut ke Bromo untuk jalan-jalan sebelum pulang ke Bekasi,” jelas Ahmad.
Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur ini juga menjelaskan ketertarikannya pada olahraga pernafasan di Jember.
“Di daerah lain juga ada komunitas yang menginisiasi olahraga serupa, tapi yang diperhatikan dan didukung oleh pemerintah hanya di Jember. Sebagai pengurus Satria Nusantara di Bekasi, saya datang ke Jember karena perhatian dari pemerintah ini sangat berarti,” jelasnya.
Ketua Satria Nusantara Jember, Kholid Ashari, sangat mengapresiasi Ahmad Suyudina yang datang jauh-jauh dari Bekasi dengan sepeda ontelnya.
“Kami sangat menghargai perjuangan beliau. Festival kebugaran ini kami gelar dengan melibatkan seluruh anggota Satria Nusantara dan bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Jember untuk pagelaran Bupati Cup,” ujar Kholid.
Total ada 13 kabupaten/kota di Jawa Timur yang turut hadir dalam kegiatan festival kebugaran dan kejuaraan olahraga pernafasan Bupati Cup di Jember.
“Satria Nusantara adalah olahraga an-aerobik yang minim udara. Dengan berlatih pernafasan, tingkat ketahanan tubuh semakin tinggi,” tandas Kholid.
Perjuangan Ahmad Suyudina merupakan contoh nyata dedikasi dan semangat tinggi dalam menjaga kebugaran dan mendukung kegiatan olahraga di Indonesia.
Kegigihan Ahmad menginspirasi banyak orang untuk lebih peduli pada kesehatan dan kebugaran melalui olahraga pernafasan.
Pewarta: Abdus Syakur
Editor: Sugeng Prayitno