Viral Video Pasangan Mesum di Cafe Jember Menggegerkan Warga

Viral di media sosial menunjukkan pasangan berbuat mesum di dalam sebuah cafe di Jember
Viral di media sosial menunjukkan pasangan berbuat mesum di dalam sebuah cafe di Jember

JEMBER Sebuah video berdurasi 15 detik viral di media sosial menunjukkan pasangan berbuat mesum di dalam sebuah cafe di Jember. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria berkaos putih bersandar dengan perempuan berjilbab kuning, saling berpelukan dan berciuman.

Rekaman CCTV ini diduga berasal dari sebuah cafe di Kecamatan Gumukmas, Jember. Video ini diunggah di Instagram oleh akun @Jemberawsome dengan keterangan, “[Part 1] Pasangan mesum di cafe !! Enaknya diapain kalau kepergok lagi?”

“Keberadaan cafe seharusnya untuk menikmati quality time, bekerja, atau bersantai. Namun, dua sejoli ini malah beradu mulut tanpa peduli peringatan CCTV,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Pihak Muspika Kecamatan Gumukmas mengkonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar seminggu lalu. “Kita sudah klarifikasi dengan pihak cafe yang mengunggah video. Pemilik cafe merasa geram dengan aksi dua sejoli itu,” kata Camat Gumukmas, Nino Eka Putra.

Menurut Nino, cafe tersebut tidak pernah dibranding sebagai tempat mesum. “Pemilik cafe ini memiliki tempat nongkrong sebagai wadah untuk hal-hal yang positif, bukan tempat mesum,” tegasnya.

Rekaman CCTV yang viral tersebut ternyata berasal dari salah satu ruangan meeting di cafe tersebut. “Kejadian ini dilaporkan oleh anak buah pemilik cafe,” jelas Nino.

Hingga saat ini, identitas pelaku dalam video belum ditemukan. “Muspika belum menerima informasi resmi mengenai kejadian tersebut,” tambah Nino.

Pihak Muspika Gumukmas menyatakan prihatin atas kejadian tersebut. Mereka terus memantau agar kejadian serupa tidak terulang lagi. “Kami belum mendalami kejadian ini lebih lanjut. Kecuali ada laporan resmi dari masyarakat,” ucap Nino.

Nino juga menghimbau agar anak muda di wilayah Kecamatan Gumukmas lebih berhati-hati dan menjauh dari hal-hal negatif. “Jadilah anak muda yang kreatif dan inovatif,” katanya.

Dirinya menutup pernyataan dengan harapan agar kejadian ini menjadi pembelajaran. “Lebih baik mengaktualisasi diri dalam hal-hal yang positif,” tutupnya.