Bondowoso – Aksi negatif yang tak patut ditiru, yakni siswa menyayat tangannya sendiri kini menjadi tren. Kasus seperti ini juga ditemukan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Diduga siswa menyayat tangannya menggunakan cutter mini yang diduga dijual pedagang keliling di sekolah-sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Sugiono Eksantoso mengatakan, penggunaan cutter mini untuk melukai tangan terungkap dari pengakuan salah seorang siswa yang menjadi korban.
Salah seorang siswa tersebut membeberkan aksi tak elok ini setelah Dinas Pendidikan melakukan inspeksi mendadak pada Jumat 6 Oktober 2024 lalu.
“Cutter tapi bentuknya kecil itu, seperti mainan,” kata Sugiono saat dikonfirmasi, Selasa, 10 Oktober 2023.
Menurutnya, setelah ada kasus ini dirinya meminta sekolah melakukan pengecekan di kalangan pelajar.
Bahkan dirinya mengatakan mengimbau sekolah agar menelusuri lokasi siswa membeli cutter mini tersebut.
“Saya minta digali ya, termasuk juga belinya alat itu. Kan juga dijual bebas,” jelas eks Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur ini.
Jika siswa didapati membeli silet mini di pedagang sekitar sekolah, pihaknya siap menggandeng Satpol PP untuk melarang penjualan.
“Kalau itu ada, saya akan kerjasama dengan Satpol PP dan instansi terkait juga untuk melarang penjualan di pinggir sekolah,” tegas dia.
Diberitakan sebelumnya, terdapat sejumlah siswa Bondowoso menyayat tangannya sendiri.
Ternyata mereka melakukan aksi berbahaya itu berdasarkan tayangan dan tren di media sosial di YouTube. Walaupun memang ada dugaan beberapa diantaranya karena stres.