Tour Guide Pantai Menjangan Tabuhan Berjuang Mengecewakan

BANYUWANGI – Destinasi wisata Pantai Menjangan dan Tabuhan, yang dikenal sebagai surga snorkeling di perbatasan Banyuwangi dan Bali, menuai kekecewaan dari wisatawan terkait pelayanan yang dianggap kurang memadai.

Alif, seorang wisatawan asal Jember, menyampaikan kekecewaannya setelah mengikuti tur pada tanggal 5 Januari 2025.

“Fasilitas seperti toilet dan tempat bilas usai snorkeling benar-benar tidak memadai. Akhirnya, saya terpaksa mandi di masjid terdekat di kawasan Green Watudodol (GWD),” ungkap Diki saat diwawancarai media pada Selasa (7/1/2025).

Alif juga menambahkan, selain fasilitas kebersihan yang kurang memadai, pemandu wisata tidak memberikan penjelasan yang cukup mengenai aturan keselamatan selama snorkeling.

Masalah Fasilitas Jadi Sorotan
Pengelolaan destinasi wisata yang menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya seharusnya menjadi prioritas utama, terutama di kawasan yang berpotensi menjadi daya tarik internasional. Sayangnya, keterbatasan fasilitas dasar seperti toilet dan ruang bilas justru menjadi penghambat kenyamanan wisatawan.

“Kami merasa pihak pengelola kurang memperhatikan kebutuhan wisatawan. Padahal, tempat ini sangat potensial sebagai tujuan wisata unggulan,” keluh Alif.

Pihak Pengelola Belum Berkomentar
Hingga berita ini ditulis, pihak pengelola Pantai Menjangan dan Tabuhan belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh wisatawan.

Para wisatawan berharap adanya perbaikan fasilitas dan peningkatan pelayanan agar pengalaman berwisata ke destinasi ini semakin menyenangkan.