BONDOWOSO – Upaya menjaga keamanan daerah terus diperkuat. Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Bondowoso menggelar rapat koordinasi lintas instansi pada Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai lembaga, mulai unsur Imigrasi, Kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga instansi teknis yang memiliki peran dalam pengawasan warga negara asing.
Forum koordinasi ini difokuskan pada penguatan kerja sama antar lembaga guna memastikan pemantauan aktivitas orang asing berjalan efektif dan terintegrasi di wilayah Bondowoso.
Perwakilan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Andy Brian Hermawan, menekankan pentingnya kerja kolektif dalam pengawasan.
“Pengawasan orang asing membutuhkan kolaborasi yang kuat antar anggota Timpora. Sinergi ini penting agar seluruh aktivitas berjalan sesuai peraturan,” ujar Andy.
Selain agenda utama rapat, peserta juga mengikuti sesi diskusi yang membahas berbagai isu aktual terkait keberadaan warga negara asing di daerah tersebut.
Diskusi berlangsung interaktif dengan pertukaran informasi antarinstansi sebagai langkah meningkatkan kesiapan menghadapi potensi persoalan di lapangan.
“Koordinasi rutin seperti ini membuat respons antarinstansi lebih cepat ketika muncul situasi yang membutuhkan penanganan bersama,” ungkap salah satu peserta rapat.
Hasil evaluasi menunjukkan keberadaan warga negara asing di Kabupaten Bondowoso secara umum masih terpantau tertib serta sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski situasi relatif kondusif, Timpora tetap meminta seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang mencurigakan.
“Jika menemukan hal yang tidak sesuai, kami berharap segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” tegas perwakilan Timpora dalam forum tersebut.
Melalui penguatan koordinasi ini, Timpora berharap pengawasan orang asing semakin optimal sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat Bondowoso tetap kondusif.