Strategi KPU Jember untuk Tingkatkan Partisipasi Pilkada 2024 Hingga 65 Persen

Komisioner KPU Jember Divisi Hukum dan Pengawasan Zeni Musafa saat diwawancarai media(Foto: Syakur/BBC)
Komisioner KPU Jember Divisi Hukum dan Pengawasan Zeni Musafa saat diwawancarai media(Foto: Syakur/BBC)

JEMBER- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember, menargetkan tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak 2024 mencapai 65 persen.

Tingkat partisipasi masyarakat pada Pilkada 2020 lalu hanya 57,59 persen, yang tergolong rendah di Jawa Timur.

Komisioner KPU Jember Divisi Hukum dan Pengawasan, Zeni Musafa, menyatakan target partisipasi masyarakat sebesar 65 persen adalah realistis.

“Target ini realistis dari total jumlah pemilih yang saat ini sekitar 1.971.809 pemilih di Jember,” ujar Zeni saat dikonfirmasi di KPU Jember, Rabu 24 Juli 2024.

Untuk meningkatkan partisipasi, KPU Jember akan memaksimalkan penggunaan media sosial dan aplikasi yang dimiliki.

“Kami memiliki aplikasi Siparmas dan memaksimalkan media sosial agar masyarakat mengetahui tahapan serta tertarik datang ke TPS,” ungkap Zeni.

KPU Jember juga akan melakukan sosialisasi langsung ke berbagai lapisan masyarakat dan elemen masyarakat.

“Kami sudah meminta semua badan Ad-hoc berkomunikasi dengan tokoh masyarakat untuk membantu mensukseskan Pilkada Serentak,” terangnya.

Ia berharap, upaya yang dilakukan KPU Jember dapat mendorong masyarakat memberikan hak pilihnya di TPS pada 27 November 2024.

“KPU berharap agar masyarakat Jember memberikan hak pilihnya di TPS, agar dapat menghasilkan pemimpin yang diharapkan,” tutup Zeni.