Sibuk di Kampus, Ketua PMI Jember Resmi Mengundurkan Diri

JEMBER – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jember, Mohammad Thamrin, resmi mundur dari jabatannya pada 30 Agustus 2025. Padahal masa tugasnya masih tersisa hingga 2027 mendatang.

Thamrin tetap aktif mengajar di Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember sejak awal menjabat. Kesibukan di kampus inilah yang akhirnya membuatnya memilih mundur dari PMI.

Kabar pengunduran diri itu dibenarkan oleh Sub Bidang Organisasi dan Komunikasi PMI Jember, Ghufron Eviyan Effendy. Ia menyampaikan hal tersebut melalui telepon kepada wartawan, Jumat (22/8/2025).

“Saya dapat kabar Jumat pagi sekitar pukul 10.30 WIB. Pak Thamrin memilih mundur karena sibuk mengajar di Unmuh,” kata Ghufron.

Menurutnya, Thamrin sudah mengirimkan surat resmi pengunduran diri kepada PMI Jawa Timur. Tembusannya juga disampaikan ke Bupati Jember, Muhammad Fawait, selaku pelindung PMI Kabupaten.

“Iya, suratnya sudah sampai ke Ketua PMI Jawa Timur. Bupati Jember juga sudah menerima tembusan,” ujar Ghufron.

Ghufron menambahkan, alasan utama Thamrin adalah padatnya aktivitas akademik. “Ya, sibuk mengajar,” ucapnya singkat.

Sejak awal menjabat, Thamrin memang merangkap dua peran sekaligus. Ia tetap mengajar di kampus, sekaligus menjalankan organisasi PMI di tingkat kabupaten.

Menurut Ghufron, selama Thamrin menjabat, kegiatan PMI Jember berjalan normal. Donor darah maupun aksi kemanusiaan tetap terlaksana sesuai jadwal.

Meski begitu, ia mengaku tidak menanyakan langsung kepada Thamrin soal keputusan mundur. “Mungkin sebagian pengurus sudah tahu, tapi saya pribadi tidak menanyakan langsung,” jelasnya.

Ia berharap kekosongan jabatan bisa segera diisi. “Sebaiknya Bupati menunjuk pelaksana tugas supaya koordinasi dengan PMI Provinsi tetap lancar,” kata Ghufron.

Meski tanpa ketua, PMI Jember memastikan aktivitas tetap berjalan. Stok darah tersedia, kegiatan relawan aktif, bahkan PMI masih ikut berpartisipasi dalam Tajemtra 2025.