BONDOWOSO – Rokok ilegal menjadi masalah serius bagi masyarakat dan perekonomian negara. Satpol PP Bondowoso terus gencar melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak terjerumus dalam peredaran barang ilegal ini.
Sekretaris Satpol PP Bondowoso, Ali Djunaidi, menjelaskan bahwa rokok ilegal sangat merugikan perekonomian negara. Sebab, produk ini tidak membayar cukai yang seharusnya menjadi sumber pendapatan negara.
Menurutnya, penerimaan negara dari pajak sangat terganggu akibat peredaran rokok ilegal yang tidak membayar kewajiban cukai. “Ini adalah kerugian besar bagi negara,” ujarnya pada Senin (9/12/2024).
Sementara itu, dampak lainnya terkait rokok ilegal adalah masalah kesehatan. “Produk rokok ilegal sering kali tidak diawasi secara ketat, sehingga berisiko tinggi bagi kesehatan penggunanya,” tambah Djunaidi.
Pentingnya pengawasan terhadap produk ini tidak bisa diabaikan. Rokok ilegal tidak melalui proses yang sesuai standar, berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan, penyakit jantung, hingga kanker.
“Ada risiko besar dalam konsumsi rokok ilegal, seperti meningkatnya penyakit serius. Itu sebabnya kami gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” kata Djunaidi.
Selain merugikan kesehatan, peredaran rokok ilegal juga menciptakan persaingan tidak sehat dalam industri tembakau. Perusahaan yang sudah mengikuti regulasi dan membayar pajak merasa dirugikan oleh produk ilegal ini.
“Rokok ilegal merusak pasar yang sudah teratur dan menambah kesulitan bagi industri rokok yang sah,” jelas Djunaidi. Hal ini mempengaruhi para produsen yang patuh terhadap aturan.
Sosialisasi ini juga menyentuh aspek sosial yang tak kalah penting. Penelitian menunjukkan bahwa banyak kematian terjadi akibat penyakit terkait konsumsi tembakau, dan rokok ilegal turut berkontribusi pada angka tersebut.
“Rokok ilegal menyebabkan kerugian besar baik dari segi kesehatan masyarakat maupun penurunan kualitas hidup,” jelasnya. Ini menjadi alasan utama mengapa mereka terus berupaya menanggulangi peredaran rokok ilegal.
Di sisi ekonomi, konsumsi rokok ilegal juga mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan pokok, justru banyak dialihkan untuk membeli produk ilegal ini.
“Ini merugikan keluarga, yang seharusnya bisa mengalokasikan dana untuk kebutuhan penting, malah digunakan untuk membeli rokok ilegal,” tambah Djunaidi.
Dengan begitu, langkah yang diambil oleh Satpol PP Bondowoso ini sangat penting untuk menanggulangi dampak buruk rokok ilegal. Kesadaran masyarakat akan bahaya produk ini harus terus ditingkatkan.
Melalui sosialisasi yang terus-menerus, diharapkan warga Bondowoso bisa lebih cerdas dalam memilih produk yang mereka konsumsi, serta memahami dampak buruk rokok ilegal bagi kesehatan dan ekonomi.