Satpol PP Bondowoso Gaungkan Perang Rokok Ilegal Melalui Pagelaran Seni Ludruk

Kegiatan seni ludruk digelar Satpol PP Bondowoso untuk sosialisasi bahaya rokok ilegal (Foto: Istimewa)
Kegiatan seni ludruk digelar Satpol PP Bondowoso untuk sosialisasi bahaya rokok ilegal (Foto: Istimewa)

BONDOWOSO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bondowoso terus berinovasi dalam menggempur peredaran rokok ilegal. Berbagai upaya kreatif dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Salah satu pendekatan menarik yang dilakukan adalah melalui pagelaran seni tradisional Ludruk. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan pesan edukatif terkait bahaya rokok ilegal dengan cara yang menghibur.

Pagelaran Ludruk digelar di Panggung Budaya Mahardika, Bondowoso, dan berhasil menyedot perhatian warga. Banyak penonton antusias menikmati acara yang sarat dengan nilai budaya dan edukasi tersebut.

“Kami ingin pesan tentang bahaya rokok ilegal bisa tersampaikan lebih efektif. Melalui kesenian ini, masyarakat diharapkan lebih memahami dampaknya,” ujar Kepala Satpol PP Bondowoso, Slamet Yantoko, Senin (2/11/2024).

Selain itu, Slamet menegaskan bahwa masyarakat harus ikut serta dalam upaya pemberantasan rokok ilegal. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dianggap penting untuk menekan peredarannya.

Kepala Seksi KIP Bea Cukai Jember, Sardianto, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pendekatan budaya bisa menjadi sarana yang efektif dalam sosialisasi Gempur Rokok Ilegal.

“Peran Bea Cukai dalam memberantas rokok ilegal sangat penting. Dengan adanya sosialisasi seperti ini, kami yakin pelanggaran akan berkurang secara signifikan,” ucap Sardianto di lokasi acara.

Dalam pagelaran Ludruk tersebut, penonton tak hanya disuguhi hiburan. Mereka juga mendapatkan pemahaman tentang dampak buruk rokok ilegal terhadap kesehatan dan perekonomian negara.

Salah seorang warga Bondowoso, Ratna (35), mengaku senang dengan acara ini. “Pagelaran Ludruk ini sangat menarik. Selain menghibur, saya jadi tahu bahaya rokok ilegal bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Sosialisasi melalui budaya tradisional dinilai mampu menjangkau berbagai kalangan masyarakat dengan lebih mudah.

“Melalui cara ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika menemukan peredaran rokok ilegal,” tambah Slamet Yantoko dalam pernyataannya.

Dengan kegiatan kreatif seperti ini, upaya Satpol PP Bondowoso dalam memerangi rokok ilegal semakin masif. Harapannya, kesadaran masyarakat akan meningkat dan peredaran rokok ilegal bisa ditekan secara berkelanjutan.