PROBOLINGGO – Dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkoba, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Nabil Athaur Rahman, berkolaborasi dengan Kepala Desa Watupanjang serta Polsek Krucil mengadakan sosialisasi anti-narkoba, Sabtu (8/2/2025).
Puluhan peserta dari desa setempat menghadiri kegiatan bertajuk “Bersatu Melawan Narkoba” ini. Fokus utama acara adalah membangun desa sehat dengan menargetkan edukasi bagi remaja.
Menurut Nabil, sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja tentang bahaya narkoba. Ia menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba terus meningkat setiap tahunnya.
“Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang mengancam masa depan generasi muda. Edukasi sejak dini menjadi langkah penting dalam pencegahan,” ujarnya kepada media.
Selain itu, Nabil menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba. Ia berharap remaja dapat menjauhi pergaulan negatif.
Kepala Desa Watupanjang, Ana Neng Diana, turut mengimbau para pemuda untuk memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masa depan mereka.
“Gunakan masa muda untuk kegiatan produktif. Manfaatkan peluang yang ada, termasuk cara menghasilkan uang secara positif melalui media sosial,” pesannya.
Ia juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kreativitas pemuda desa. Melalui berbagai forum dan bimbingan, mereka akan dibantu mengembangkan bakat dan keterampilan sesuai minat masing-masing.
Sementara itu, Kapolsek Krucil, Aipda Aryo Suherman, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menjaga lingkungan yang bebas narkoba.
“Kegiatan ini sangat positif. Kami mendukung penuh agar pemuda bisa mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat,” katanya.
Ia juga mengarahkan agar remaja memanfaatkan teknologi dengan baik, seperti membuat konten edukatif di YouTube atau TikTok yang dapat memberikan nilai tambah bagi mereka.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran remaja terhadap bahaya narkoba semakin meningkat, serta tercipta lingkungan desa yang lebih sehat dan aman.