JEMBER – Ledakan mengejutkan terjadi di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Jember, pada Senin malam dan membuat warga sekitar panik.
Keesokan harinya, tim Laboratorium Forensik dan Gegana Polda Jawa Timur langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab ledakan.
Ketua takmir masjid, Fadil, turut berada di lokasi saat proses pemeriksaan berlangsung bersama aparat kepolisian di area halaman masjid.
Ia mengaku dimintai keterangan terkait kronologi kejadian, termasuk aktivitas di masjid sebelum ledakan terjadi saat jamaah melaksanakan ibadah malam.
“Handphone saya diamankan polisi untuk pemeriksaan. Saya hanya sempat meminjam sebentar untuk absen kerja,” ujar Fadil kepada wartawan.
Fadil menjelaskan, penyidik menanyakan berbagai detail kondisi masjid, terutama area wudhu pria yang menjadi titik ledakan.
Saat olah TKP berlangsung, ia melihat sebuah lemari besi kecil dalam kondisi hancur dan tidak lagi berbentuk.
“Polisi menyebut lemari besi itu diduga menjadi pusat ledakan,” katanya.
Menurut Fadil, lemari tersebut biasanya digunakan untuk menyimpan barang milik marbot masjid, seperti sarung dan perlengkapan pribadi.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti isi lengkap lemari pada malam kejadian karena akses penyimpanan dikelola oleh petugas kebersihan masjid.
Di sekitar puing, Fadil juga melihat sebuah kaleng biskuit yang rusak dan terlempar tidak jauh dari lokasi ledakan.
“Ada kaleng biskuit di sana, tapi saya tidak tahu apakah ada kaitannya dengan ledakan,” ucapnya.
Selain meminta keterangan saksi, polisi turut mengamankan rekaman kamera pengawas masjid sebagai bagian dari penyelidikan.
“Kata polisi, rekaman CCTV hanya untuk kepentingan penyidikan dan tidak boleh disebarkan,” jelas Fadil yang sempat dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lanjutan.
Hingga kini, aparat masih mendalami penyebab pasti ledakan dan belum menyimpulkan adanya unsur kesengajaan maupun faktor lain.